Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Agen Perubahan

Jurnal 5 Kampus Ibu Pembaharu, Penerapan Teknik Starbursting untuk Menggali Ide dan Mendalami Masalah

  Bismillahirrohmanirrohim... Tiba saatnya kembali menuliskan jurnal. Kalau boleh jujur, saat mengikuti highlight materi di hari Senin tanggal 7 Agustus 2023 yang sempat mendadak maju satu jam lebih awal menjadi jam 13.00 WIB, aku merasa cukup roaming. Pasalnya aku belum juga membuat kampanye untuk menemukan anggota tim. Aku benar-benar serius memikirkan konsep gerakan ini, tapi minim diskusi. Suami yang biasa menjadi partner  diskusi juga terpaksa menunda kepulangannya ke Wina karena ada urusan administrasi yang belum selesai. Urusan itu pun cukup mengalihkan fokus pikiran. Kami tetap berdiskusi, tapi karena hanya secara daring dan zona waktu yang terpaut jauh, maka keberjalanannya pun kurang intensif. Di hari Selasa, tanggal 8 Agustus 2023, dimana hari itu adalah waktunya Zoom Forum Ibu Pembaharu, aku terpaksa tak mengikuti secara langsung karena bersamaan dengan jadwal anak-anak berkegiatan di Bauernhof  atau peternakan. Aku mendaftarkan mereka di kegiatan membua t But...

Optimalisasi Pengelolaan TPA di Kota Wina Austria

Di tantangan level 7 kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional kali ini, saya memilih tema hubungan dengan Change Factor.  Mengapa saya terdorong untuk memilih tema tersebut? Karena di ranah itulah saya dan keluarga berkecimpung saat ini. Ya, saat ini 22 bulan sudah kami berdomisili sementara di kota Wina, Austria. Dan langkah paling konkret yang sedang saya jalankan bersama keluarga dan teman-teman sebagai sebuah upaya bersama adalah belajar menjalankan pendidikan berbasis komunitas dengan mengelola Taman Pendidikan Al Qur'an (TPA) Masjid As-Salam Warga Pengajian Austria (WAPENA). Sedikit menengok ke belakang, kala kami baru tiba di kota ini. Saat itu tanggal 14 Mei 2018, kami menginjakkan kaki di kota Wina untuk pertama kalinya. Hanya dua hari menjelang puasa Ramadan. Di awal kedatangan, kami merasakan keanehan karena tak lagi mendengar alunan merdu suara adzan yang biasa kami dengar nyaring lima kali sehari. Di Indonesia, rumah orangtua saya berada di seberang masjid se...