Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Institut Ibu Profesional

Jurnal 14 Kampus Ibu Pembaharu, Buddy Review : Menyadari Urgensi Semangat Pagi dari Gerakan Mentari Spirit

Alhamdulillah, satu jam menjelang batas waktu pengumpulan jurnal, akhirnya tugas ini tertunaikan. Fyuuh... Alhamdulillah. Hari ini salju turun dengan lebatnya. Tentu saja kondisi ini mengundang anak-anak untuk bermain di luar rumah. Pucuk dicinta ulam tiba, seornag teman mengajak bermain schlitten atau seluncuran di dekat rumahnya yang memang di situ terdapat bukit tempat seluncuran. Plus ada Zauberteppich- nya sehingga kita tak mengeluarkan energi banyak untuk kembali naik ke atas bukit setelah meluncur ke bawah dengan  toboggan  atau kereta luncur. Qodarullah sejak kemarin saya batuk pilek. Cuaca yang dingin ditambah dengan aktivitas yang padat dan sesekali mengharuskan untuk keluar rumah di tengah cuaca yang dingin, hujan dan berangin, membuat daya tahan tubuh ini menurun. Mengetahui kondisi saya, teman saya pun menawarkan untuk dititipi anak-anak, sehingga saya cukup mengantar mereka ke stasiun dekat halte bus yang akan membawa mereka ke lokasi seluncuran. MasyaAllah, tawa...

Jurnal 12 Kampus Ibu Pembaharu, Buddy Review : Mengenal Budidaya Kalkun dari Gerakan Kalkunkoe

  Bismillahhirrohmanirrohim... Alhamdulillah, setelah memberi jeda diri pasca mengerjakan jurnal Kongres, kemudian berkoordinasi internal tim Puan Adaptif untuk mendiskusikan program dan jadwal rapat rutin yang baru, akhirnya hari ini (di hari terakhir deadline ), aku bisa menyusun jurnal buddy review . Mengapa ada perubahan jadwal rapat rutin? Lagi-lagi aku merasakan keunikan tim Puan Adaptif, dan memang inilah tantangan para ibu rantau yang bergabung dengan komunitas yang basisnya ada di Indonesia. Tak lain dan tak bukan adalah penyesuaian waktu. Jadi ceritanya jadwal rapat rutin tim kami adalah Jum‘at jam 19.30 WIB, dimana di jam tersebut -saat musim panas- di Eropa adalah jam 14.30 CEST sedangkan di Amerika khususnya El Paso (tempat tinggal salah satu anggota tim, mba Rohmah) adalah 05.30 MDT. Nah, seiring berakhirnya Daylight Saving Time di Wina, Austria, kota dimana saya tinggal, maka selisih waktu antara waktu setempat dengan WIB menjadi enam jam, dimana saat jam 19.30 WIB a...

Jurnal 8 Kampus Ibu Pembaharu, Buddy Review : Memahami Materi dari Perspektif yang Berbeda

Saatnya menulis jurnal Bunda Salihah lagi, dimana kali ini tugas jurnalnya adalah membuat review dari jurnal materi keempat yang dibuat oleh buddy. Sesi buddy review ini menarik sekali bagi saya. Karena selain bisa belanja ide dan inspirasi mengenai langkah yang sedang dijalankan dalam tim, saya juga jadi bisa mendapatkan perspektif lain mengenai materi yang sama-sama kami terima. Dan itu rasanya jadi memperkaya sudut pandang saya. Buddy saya kali ini berasal dari regional Depok. Beliau mengangkat problem statement  " Speech Delay ". Menariknya, beliau baru saja mengganti problem statement- nya di materi ketiga. Kalau sekilas membaca jurnal materi sebelumnya, problem statement  awal beliau adalah literasi. Jadi ingat kelas Bunda Produktif dulu, dimana saya juga berada di Co-House Literasi dan Bahasa. Menarik memang! Jurnal beliau yang saya review bisa dibaca di sini.  Setelah membaca jurnal beliau, saya menangkap kebutuhan beliau untuk menemukan anggota tim. Anggota tim y...

Jurnal 5 Kampus Ibu Pembaharu, Penerapan Teknik Starbursting untuk Menggali Ide dan Mendalami Masalah

  Bismillahirrohmanirrohim... Tiba saatnya kembali menuliskan jurnal. Kalau boleh jujur, saat mengikuti highlight materi di hari Senin tanggal 7 Agustus 2023 yang sempat mendadak maju satu jam lebih awal menjadi jam 13.00 WIB, aku merasa cukup roaming. Pasalnya aku belum juga membuat kampanye untuk menemukan anggota tim. Aku benar-benar serius memikirkan konsep gerakan ini, tapi minim diskusi. Suami yang biasa menjadi partner  diskusi juga terpaksa menunda kepulangannya ke Wina karena ada urusan administrasi yang belum selesai. Urusan itu pun cukup mengalihkan fokus pikiran. Kami tetap berdiskusi, tapi karena hanya secara daring dan zona waktu yang terpaut jauh, maka keberjalanannya pun kurang intensif. Di hari Selasa, tanggal 8 Agustus 2023, dimana hari itu adalah waktunya Zoom Forum Ibu Pembaharu, aku terpaksa tak mengikuti secara langsung karena bersamaan dengan jadwal anak-anak berkegiatan di Bauernhof  atau peternakan. Aku mendaftarkan mereka di kegiatan membua t But...

Jurnal 4 Kampus Ibu Pembaharu, Buddy Review : Review Jurnal Teman Lama dan Gerakannya

   

Jurnal 2 Kampus Ibu Pembaharu, Buddy Review : Cara Asyik Mendalami Materi dan Terlibat lebih Aktif dalam Pembelajaran.

  Bismillahhirrohmanirrohim... Tulisan kali ini masih dalam rangka melanjutkan perjalanan di kelas bunda Salihah. Jadi setelah kami berhasil mengidentifikasi masalah dan menganalisa akar masalah, kami mendapat tantangan untuk melakukan Buddy review, dimana tim perumus sudah memasangkan peserta jadi dua-dua dan pasca pengumuman tugas tersebut kami bisa segera menghubungi buddy  untuk berdiskusi mengenai jurnal yang akan di- review. Buddy saya adalah mba Nur Astuty dari regional Sulawesi Tengah. Perempuan yang berdomisili di Bau-Bau ini dikaruniai dua orang anak yang satu diantaranya sudah beranjak usia baligh. Beliau yang menghubungi saya via WhatsApp terlebih dahulu. Karena jadwal online  kami berbeda, maka di awal saya mengajak untuk menyamakan pemahaman bahwa kami bisa berdiskusi di jam yang berbeda. Jadi jika ada pertanyaan atau bahan diskusi, kami bisa langsung menyampaikannya via chat untuk kemudian nanti ditanggapi buddy  di jam online- nya sendiri. Sehingga ti...

Jurnal 1 Kampus Ibu Pembaharu, Yuk Mengidentifikasi Masalah!

Setelah jeda sekitar dua tahun, akhirnya saya kembali aktif mengikuti jenjang perkuliahan di Institut Ibu Profesional. Melanjutkan kelas bunda produktif yang selesai di awal tahun 2021, kali ini saya berada di jenjang kelas Bunda Salihah, dengan gamifikasi sebuah wadah ekosistem dengan julukan Kampus Ibu Pembaharu.  Setelah masa orientasi, kami memulai kelas perdana dengan menyimak materi yang disampaikan oleh teh Dian selaku dekan jenjang kelas Bunda Salihah. Berlanjut dengan  deep learning  berupa video pemaparan materi dari bu Septi dan materi yang senada. Keesokan harinya kami mendapat kesempatan untuk berdiskusi interaktif bersama tim perumus via ZOOM Meeting.  Lepas agenda kelas, saya asyik mengulik seputar cognitive empathy dan  new leadership. Dua istilah yang baru saya dengar, berlanjut dengan membaca jenis-jenis empati. Lalu muncul pertanyaan, mengapa yang digunakan di materi ini adalah cognitive empathy, bukan affective empathy ataupun compassion empa...