Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Tantangan 10 Hari

IndonesiaX, Belajar secara Mandiri dari Para Pengajar Berpengalaman

Pernah ikut kuliahnya Coursera  ? Nah, kurang lebih IndonesiaX seperti itu, versi Indonesianya ya. Dengan membuka website dan registrasi di dalamnya, kita bisa memilih dan mengikuti perkuliahan online   yang diselenggarakan sesuai jadwalnya masing-masing.  Apa asyiknya? Bukannya ilmu sekarang udah bertebaran dimana-mana ya? Tinggal cari materinya, lalu baca, tuntas deh sekali buka.  Iya, betul. Dan ini adalah pilihan masing-masing orang. Disesuaikan dengan tipikal dan gaya belajar setiap orang ya. Keunggulan perkuliahan di IndonesiaX adalah kita bisa belajar secara utuh, bertahap dan disampaikan langsung oleh ahlinya. Materi yang disampaikan bisa dipertanggungjawabkan keakuratannya. Memahami sebuah materi secara utuh juga membantu kita lebih bijak dalam beropini, dan ini amat krusial bagi saya.  Setiap minggu akan ada jadwal penerimaan materi dan kuis. Kuisnya ini cukup sulit loh. Bisa jadi kita merasa mudah di awal, karena soalnya berupa pil...

Saat Balita Belajar melalui Youtube

Pagi tadi saat saya sedang melipat baju bersama kakak, kami membahas mengenai sekolah. Lalu obrolan berlanjut dengan cerita kakak mengenai dua anak yang sedang bersiap sekolah lalu diganggu oleh setan sehingga malas berangkat sekolah. Kemudian ibunya datang, mengingatkan mereka supaya berdoa. Setelah berdoa, setan pergi dan mereka pun berangkat sekolah dengan semangat.  Saya menebak-nebak, darimana Mentari Pagi belajar hal baik ini. Karena sepanjang saya membersamainya, saya belum bertemu dengan cerita diatas. Ternyata cerita itu dia simak di Youtube. Segera saya mengajaknya untuk menyimak ulang. Channel yang dia temukan ini saya simpan dan memilih untuk berlangganan. Karena channel tersebut memuat pesan positif dan sarat edukasi. Penyajiannya pun sederhana dan konkrit sehingga mudah dipahami anak-anak. Dengan dua tokoh anak kecil berpakaian muslim. Belajar melalui video di Youtube  ternyata menyenangkan selama sistem kontrol dijalankan dengan baik. 

Lewat Aplikasi WhatsApp, Mentari Pagi Sampaikan Kerinduannya pada Abiya

WhatsApp  tentu aplikasi berkirim pesan yang sudah akrab di gawai kita. Aplikasi ini memang sangat membantu dalam berkomunikasi. Fitur membuat dan mengundang orang lain dalam grup amat membantu kita untuk belajar dan berkoneksi. Tapi, bagaimana WhatsApp di tangan balita berusia 4 tahun? Bukan tanpa alasan putri sulung saya, Mentari Pagi, menggunakan WhatsApp. Aplikasi ini dia gunakan untuk menghubungi abinya sejak abinya berangkat ke Austria. Perbedaan waktu Indonesia dan Austria adalah 6 jam. Jam online   saya dan suamipun berbeda, maka kami perlu mencari strategi untuk memudahkan komunikasi anak-anak dengan abinya. Bagaimana caranya melalui WhatsApp  ? Melakukan Video Call Video Call menjadi agenda wajib harian kami. Biasanya kami lakukan di siang hari menjelang Dhuhur, dimana abinya disana baru saja beranjak dari tidur malamnya.  Berkirim Voice Note Seringkali Mentari Pagi ingin bercerita pada abinya. Membagi cerita tentang apa yang dia alami,...

ColorNote, Aplikasi Gawai berupa Media Catat Multifungsi

Aplikasi pencatat adalah aplikasi sederhana yang bisa dibilang wajib ada dalam gawai. Ada banyak aplikasi pencatat yang tersedia dan kita bisa memilih sesuai kebutuhan dan kondisi. Bagi saya, saya menyukai aplikasi pencatat ColorNote. Aplikasi ini cukup ringan, sehingga tidak menyedot ruang memori yang besar. Ada pilihan pencatat berupa narasi atau berupa ceklis. Pencatat berupa narasi bisa kita gunakan untuk mencatat hal-hal penting seperti tautan setoran, temuan unik saat membersamai anak-anak, pesan-pesan penting yang perlu kita simpan, ide yang muncul sekelebat dalam pikiran, maupun draft tulisan yang ingin kita buat. Sedangkan ceklis bisa kita gunakan untuk mencatat daftar belanja bahan makanan, daftar agenda harian kita atau daftar poin diskusi yang akan kita bahas bersama suami dalam family forum. Catatan dalam aplikasi ColorNote dalam terintegrasi pada kalender sehingga memudahkan kita mengingat jadwal-jadwal penting. Catatan penting juga dapat kita kumpulkan dalam arsip sup...

PhotoGrid, Aplikasi Gawai yang Membantu Gambar Bercerita

Semakin melesatnya kecanggihan gawai, semakin apiknya hasil jepretan gawai, semakin tingginya keinginan orang-orang untuk eksis, dibidik penyedia layanan aplikasi dengan menghadirkan aneka aplikasi editor foto. Bagi saya, aplikasi editor foto mayoritas digunakan untuk membuat portofolio anak-anak. Aktivitas yang dikerjakan anak-anak saya abadikan tahap demi tahap untuk kemudian dibuat kolasenya, diberi judul dan tanggal. Jika memungkinkan, saya lengkapi foto tersebut dengan narasi. Untuk apa saya membuatnya? Meski memang membutuhkan ketelatenan, portofolio ini kelak yang akan bercerita detil kala ketajaman ingatan saya mulai memudar. Ya, tak selamanya kita dapat mengingat kejadian demi kejadian yang kita alami terlebih secara detil. Saat melihat kolase foto demi kolase foto, kita dapat melihat perkembangan anak dari waktu ke waktu. Saat membaca cerita demi cerita kita dapat menangkap sebuah pola yang ditunjukkan anak secara berkesinambungan. Maka, untuk keperluan diatas, sa...

IPusNas, Membuat Membaca Semudah Membuka Obrolan di Media Sosial

Kehadiran buku cetak tentu tidak bisa tergantikan dengan kehadiraan buku elektronik. Saya pun menyepakati hal tersebut. Saya jauh lebih menyukai interaksi dengan buku daripada dengan gawai, sekalipun sama-sama membaca buku. Sinar yang terpancar di layar gawai membuat mata cepat lelah. Radiasi yang ditimbulkan oleh gawai juga membuat terasa kurang nyaman.  Namun, pernahkah Ayah Bunda, saat bepergian keluar kota, menginap beberapa hari di rumah saudara, merasa mati gaya karena tak sempat membawa buku untuk anak-anak, sedangkan di tempat kita menginap tidak ada buku bacaan yang bisa kita bacakan untuk anak-anak kita? Atau saat kita ingin membaca sebuah buku, namun belum ada alokasi dana untuk membeli buku tersebut dan perpustakaan di daerah kita masih memiliki varian buku yang terbatas? Saya pernah berada di kondisi-kondisi diatas. Saat demikian, keberadaan IpusNas sungguh sangat membantu saya. IpusNas merupakan perpustakaan buku digital yang berupa aplikasi gawai. ...

Cookpad, Hadirnya Kumpulan Resep dalam Sekejap

Di masa kecil, saya takjub melihat buku kumpulan resep milik ibu. Setiap menemukan resep menarik di sebuah majalah, dengan telaten ibu menggunting lalu menempelkannya di buku kumpulan resep. Atau jika sedang menyaksikan tayangan demo masak di televisi, ibu menyimak dengan cermat sembari mencatatnya dalam kertas buram untuk kemudian ditulis kembali di buku kumpulan resep milik beliau. Beliau juga membaginya dalam beberapa kategori untuk memudahkan pencarian. Sempat terpikir oleh saya, apakah kelak saya juga harus melakukannya? Terlebih saya tidak mudah menghafal hal-hal detil seperti resep-resep masakan. Saya jarang memasak dan memang tidak hobi memasak. Tapi memasak adalah aktivitas yang menyenangkan bagi saya. Terlebih jika mengingat apa yang saya masak akan menjadi asupan nutrisi keluarga. Prinsipnya, boleh saja saya belum bisa memasak, tapi saya mau belajar untuk melakukannya. Nah, mengingat resep masakan merupakan hal yang sulit bagi saya. Sehingga di awal berumah tangga...

AndroMoney, Aplikasi Pencatat dan Pembuat Laporan Arus Keuangan

Mengelola keuangan merupakan salah satu tugas seorang ibu dalam menjalankan peran sebagai manajer rumah tangga. Bukan hanya sekedar menerima dan mengeluarkan uang seperti halnya kasir toko. Namun mengelolanya dengan cermat sehingga uang tersebut bisa menjadi rezeki yang berkah untuk keluarga. Pemasukan yang diterima perlu dibagi ke dalam pos-pos pengeluaran yang sudah direncanakan, pencatatan pemasukan dan pengeluaran perlu dilakukan dengan rutin untuk menghasilkan laporan yang transparan dan jelas, pola arus keuangan bulan sebelumnya bisa menjadi acuan strategi untuk bulan tersebut.  Dari hal diatas, sudah terlihat banyak hal yang harus dilakukan oleh seorang manajer keuangan keluarga. Mulai dari printhilan teknis sampai dengan strategi pengelolaan. Ibu dengan segudang amanah lainnya tentu perlu dimudahkan sehingga cukup memikirkan hal-hal yang mayor saja. Sebuah aplikasi di gawai tentu bisa membantu meringankan tugas ibu terutama dalam hal pencatatan keuangan. Ada banyak...

Pomodoro Timer, Aplikasi Gawai yang Membantu Menjaga Fokus Diri

Kecanggihan teknologi saat ini amat memudahkan manusia untuk mencari informasi. Bermodalkan teknologi dan sinyal internet, dunia serasa berada dalam genggaman. Kita bisa mengetahui informasi terkini dari belahan bumi manapun melalui gawai di tangan kiri kita sedangkan tangan kanan kita sedang menyapu membersihkan rumah. Masa kini tentu beda dengan masa lalu, dan setiap masa tak bisa lepas dari tantangan. Ya, setiap masa tentu memiliki tantangannya masing-masing.  Dulu, untuk mendapatkan informasi saja terasa amat sulit. Buku dan majalah menjadi senjata utama yang diandalkan. Tak jarang muncul aneka tugas kliping sebagai salah satu bentuk pengumpul data tematik. Akses internet masih amat terbatas, berpadu dengan media penyimpanan data yang masih berupa disket dengan memori terbatas. Lain halnya dengan saat ini. Jika tantangan masa lalu dibawa ke masa kini, tentu solusinya sudah tergambar jelas. Jaringan 4G sudah merambah hingga ke pelosok desa, jutaan data dapat masuk dalam ...

Sebuah Catatan dari Bahan Diskusi : Fitrah Seksualitas dan Perkembangan Psikoseksual pada Anak

Hari ini, kelompok kedua mempresentasikan materi mengenai fitrah seksualitas dikaitkan dengan perkembangan psikoseksual. Ini bahasan yang menarik, karena di materi ini dipahamkan mengenai perkembangan psikologi anak yang dikaitkan dengan fitrah seksualitasnya. Seringkali saat orangtua memergoki anaknya melakukan hal yang aneh, orangtua langsung marah dan melarang keras. Alhasil, anak justru takut dan melakukannya kembali namun secara diam-diam, tanpa sepengetahuan orangtua. Terus berjalan dan menjadi kebiasaan sehingga lambat laun justru mengarah ke penyimpangan. Padahal jika saat awal diketahui, orangtua dapat merespon dengan positif, maka orangtua akan menjadi tempat cerita anak dan transfer pemahaman akan berjalan karena komunikasi yang baik. Anak terhindar dari penyimpangan. Maka, perkembangan psikoseksual ini penting untuk dipahami orangtua, sehingga dapat menyikapi perilaku anak dengan lebih bijak. Tahapan perkembangan psikoseksual merupakan salah satu pandangan dari tokoh yang ...

Sebuah Catatan dari Bahan Diskusi : Pentingnya Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak

Memasuki materi 11 kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional, kami belajar mengenai pentingnya membangkitkan fitrah seksualitas anak. Materi ini kami sambut dengan cara belajar yang berbeda dari biasanya. Kali ini di kelas fasilitator, kami sebagai peserta diminta untuk learning by teaching dengan cara melakukan diskusi kelompok dan presentasi serta membuat media edukasi. Unik? Ya Susah? Ya Ribet? Ya Menyerah? Tidak Sejenak kita menilik ke belakang, saat masih muda, hahaha… Kalau kita ditanya, masa-masa apa yang paling mengesankan saat kuliah? Mayoritas jawabannya bisa jadi adalah saat begadang mengerjakan laporan praktikum, atau saat tidak sempat mandi karena menyelesaikan tugas yang belum juga selesai di detik-detik terakhir batas pengumpulan. Masa-masa yang pada masanya dirasa sulit, justru menjadi pengalaman berkesan saat berhasil terlewati. Ya, situasi genting seringkali membawa kita melampaui ambang batas kemampuan diri. Menegangkan, memicu adrenalin, tapi memunculk...

Pingu dan Salju

Parade Dongeng Griya Riset by Mesa Dewi Hai…Assalamu’alaykum…namaku Pingu. Aku bersama temanku, Beri si beruang akan mengajak kalian berkeliling di tempat tinggal kami, yaitu Kutub Utara. Bagaimana rasanya? Dingin? Semakin lama semakin dingin? Disini memang amat dingin. Bayangkan saja, suhu udara disini bisa mencapai -45 C. Jangan heran kalau sejauh mata memandang, yang terlihat adalah es batu dan es batu  J Lalu, adakah manusia yang tinggal di Kutub Utara? Yang bisa bertahan di suhu sedingin ini? Atas izin Allah, ada sebuah suku yang mampu bertahan hidup disini,  loh.  Mereka menjejakkan diri, mencari bahan makananan dan menjalankan kehidupan sehari-hari disini. Mereka adalah suku Eskimo. Lihatlah, mereka selalu memakai jaket yang amat tebal dan kuat, bernama armor. Selain membantu untuk bertahan di suhu dingin, armor juga melindungi orang Eskimo dari serangan binatang buas. Apakah mudah bertahan hidup disini? Tentu tidak, bagi manusia ini te...

Hanya Mengamati dan Mendengar Saja. Memberi Ruang pada Anak-anak untuk Menyampaikan Gagasannya.

Asumsi kita kadang berbeda jauh dengan asumsi anak-anak, maka jangan terburu-buru membuat pernyataan, perbanyaklah membuat pertanyaan agar anak-anak bisa menyampaikan idenya secara utuh (CLEAR) dan tugas kita hanya mengklarifikasi saja (CLARIFY)). Slide materi Kreativitas kelas Bunda Sayang IIP Hari ini saya mengamati kejadian yang terjadi pada saya dan anak-anak. Membuka telinga lebih tajam lagi, membuka mata lebih teliti lagi. Untuk dapat membaca kondisi, membaca maksud anak-anak dalam sebuah kejadian. Beberapa hari ini kami sedang tinggal di rumah mertua. Kebetulan ayah mertua sedang memiliki project membersihkan dan mengecat kandang burung yang dirawatnya. Sejak menjelang siang, Raysa asyik mengamati apa yang dilakukan oleh ayah mertua. Setelah beberapa jam bersama yangkungnya, dia mendatangi saya dengan semangat R : Ummi, kakak habis nemenin yangkung ngecat kandang sama mandiin burung S : Ooooh….seru bangeeeet…. Kakak belajar apa aja dari situ? R : Belaja...

Mengepel Lantai Dadakan

Usai jeda liburan cawu, kami kembali belajar di kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional. Materi yang kami pelajari adalah mengenai kreativitas. Namanya juga belajar kreativitas, penyajian materi yang kami dapatkan pun lain dari biasanya. Usai materi kami dapat, kami diberi tantangan 10 hari sebagai durasi awalan untuk mengamalkan materi kreativitas dalam aktivitas keluarga sehari-hari. Dan tantangan kali ini, membuat kami untuk berpikir kreatif. hihihi Apa tantangan di level #9 ini? Kami diminta untuk membuat solusi kreatif dari tantangan sehari-hari Yang bagaimana? Yang berbeda dari biasanya Pilih yang lebih menarik Temukan yang lebih meningkatkan bonding dalam keluarga Cari yang lebih efektif dan efisien Dan hari ini, kami mulai mengerjakan tantangan hari pertama. Agenda hari ini adalah memperbarui SKCK di POLDA Surabaya. Diantar ibu dan bapak mertua, kami bisa berangkat sesuai rencana, pukul 05.30. Di kendaraan, anak-anak menikmati perjalanan dengan ter...

Tak Semuanya Langsung Dihabiskan

Camilan berupa kue kering adalah salah satu hal yang disukai anak-anak. Jika ada dalam jumlah yang banyak, kakak akan tergoda untuk mengambil lagi dan  lagi. Sedangkan ummi membeli dalam jumlah banyak dengan tujuan untuk stok di rumah selama beberapa hari. Dan lagi, camilan jika tidak dibatasi tentu membuat perut menjadi kenyang. Hal ini dapat mengganggu selera dan pola makan utama anak. Memori masa kecil ummi menyeruak. Pertama kali ummi mencicipi rasa jajanan sekolah, adalah di bangku SMP. Ketika TK dan SD, bekal selalu disiapkan dari rumah. Perbekalan itu pun dibeli dengan sistem stok. Pernah ada rasa kurang, namun ibu mengajarkan untuk bersabar. Tahan keinginan dan menanti jatah esok hari. Semua ada porsinya.  Pagi tadi kakak menemani ummi berbelanja kebutuhan makanan. Salah satu yang perlu kami beli adalah camilan kakak. Camilan yang dibeli ada beberapa macam. Namun ummi sengaja membeli camilan dengan kemasan kecil-kecil, bukan kemasan besar. Sehari sa...

Jangan Beli Lagi, Pinjam Saja Dulu

Ini adalah buah kontemplasi ummi hari ini. Tantangan cerdas finansial untuk diri sendiri. Ada banyak buku bertebaran dan seolah melambai-lambai menawarkan diri untuk dibeli. Baiklah, mari merenung sejenak untuk menentukan sikap. Ummi, masih ada beberapa buku baru yang belum ummi baca. Bagaimana kalau ummi habiskan dulu buku yang ada, baru kemudian membeli boleh membeli buku baru? Ummi, apakah ummi sudah mengamalkan ilmu yang ummi dapatkan? Bagaimana jika fokus ummi ke hal tersebut dulu? Ummi, apakah ummi benar-benar butuh buku tersebut? Apa urgensi buku itu untuk dibeli saat ini? Usaha ummi menjawab tiga pertanyaan diatas, alhamdulillah bisa membuat diri mengurungkan niat untuk membeli buku baru. Terlebih saat ummi menanyakan isi sebuah buku pada teman yang sudah memilikinya, dia menjawab “Pinjam aku saja dulu, nanti baru dipertimbangkan perlu punya atau tidak.” Sebenarnya meminjam buku ini adalah langkah yang sudah kami lakukan namun baru untu...

Sabar Sejenak, Ada Makanan di Rumah

Hari ini hari Jum’at. Seperti biasa, yangkung menitipkan pada ummi laporan keuangan masjid yang nantinya perlu disampaikan saat sholat Jum’at. Ummi perlu menyerahkannya pada petugas takmir masjid. Di rumah hanya ada ummi, kakak dan adik. Maka usai aktivitas pagi, ummi mengajak kakak dan adik ke rumah pak Hardi untuk menyerahkan titipan yangkung. Rumah pak Hardi tidak terlalu jauh, hanya berjarak beberapa blok dari tempat tinggal kami. Sepulang dari rumah pak Hardi, matahari sudah mulai terik. Kami melewati beberapa warung yang menjual makanan. Tiba-tiba, Kakak : Ummiiii..kakak lapar Mi… Ummi : Kakak lapar? Kan kakak baru saja makan kue tadi di rumah. Kakak : Iya, tapi kakak lapar lagi sekarang, Mi… Hmm…kakak paham, bahwa kita keluar rumah adalah untuk pergi ke rumah pak Hardi. Tidak ada tujuan berikutnya termasuk mampir ke warung dan membeli makanan. Maka, kalau kakak langsung meminta untuk beli kue, dia paham kalau hal tersebut akan ummi jawab dengan, “Tadi rencananya k...

Bentuk dan Nominal Uang Rupiah

“Kak, beli tempe kak…” Terdengar panggilan yangti pada Raysa, meminta tolong untuk dipanggilkan penjual tempe yang sedang lewat di depan rumah. “Tolong kakak yang beli ya, 1 saja...uangnya ambil di tempat receh” Lanjut yangti dari dapur.   Kakak berlari menuju teras rumah, memanggil penjual tempe.  Setelah penjual tempe berhenti, kakak mencari uang di tempat receh. Namun dia bingung, uang mana yang harus diserahkan dan berapa jumlahnya. Kakak memanggil ummi, mencari bala bantuan, hehe. AHA! Sepertinya ummi perlu mengajak kakak mengenal aneka bentuk dan nominal uang rupiah. Bukan lewat angka-angka yang tertera, namun dari gambar yang ada di uang tersebut.  

Rezeki Berwujud Harta

Di hari ini ummi dan kakak belajar mengenai rezeki yang berwujud harta. Harta tak melulu soal uang. Barang yang kita manfaatkan, kita kenakan dan kita miliki pun adalah harta. Yang kelak tak luput dari pertanggungjawaban kita pada Allah. Hari itu ummi dan kakak mensortir pakaian adik. Pakaian bayi baru lahir, sarung tangan dan kaki, popok, kain lebar untuk bedong sudah tak digunakan adik di usianya kini. Kami menyimpannya dalam satu kardus dan melabelinya untuk memudahkan pencarian. Kakak bernostalgia dengan pakaian-pakaiannya. Dia menemukan sebuah sepatu kecil, kesayangannya dulu. Kakak ambil dan kakak pakai, tiba-tiba dia berucap, “Ummi…sepatunya masih cukup sama kakak. Kakak pakai ya mi.” Nak, ummi paham kakak mengucapkannya dengan menahan sakit. Karena sepatu itu memang sudah kekecilan di kaki kakak. Jika pun kaki kakak masih masuk ke sepatu tersebut, tentu ada bagian kaki yang tertekan dan dipaksa bertahan. Tapi karena cinta dan berat berpisah, kakak bertahan. Ba...