Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Changemaker

Awal Langkah Perjalanan Belajar dalam Program Beasiswa INOVASIA Social Innovators

Hampir dua bulan belakangan ini saya mengikuti program Beasiswa INOVASIA Social Innovators. Program ini diselenggarakan oleh Pak Salman Subakat, founder NSEI (Nurhayati Subakat Enterpreneurship Institute) dimana NSEI sendiri merupakan bagian dari Paragon Corp. Seru? Banget! Sebelumnya, saya mau curhat terlebih dahulu untuk mengawali tulisan kali ini :) Ini adalah momentum saya kembali menulis di blog, setelah rehat sejenak menulis konten di blog pasca kepindahan kami dari kota Wina-Austria ke Abu Dhabi. Otomatis, tulisan ini juga merupakan tulisan perdana yang saya torehkan di blog pada tahun 2024 ini. Jujur, saya rindu menulis di blog. Namun saya perlu mengelola energi dan waktu saya dan memprioritaskan hal lain lain yang perlu diurusi ketimbang menulis di blog. Dan setelah dua bulan masa rehat, saya kembali dengan bahagia dan berenergi. Memang benar adanya, bahwa istirahat itu hal penting yang perlu ditunaikan. Sekian curhatnya, mari kembali ke bahasan utama, yaitu program beasiswa ...

Optimalisasi Pengelolaan TPA di Kota Wina Austria

Di tantangan level 7 kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional kali ini, saya memilih tema hubungan dengan Change Factor.  Mengapa saya terdorong untuk memilih tema tersebut? Karena di ranah itulah saya dan keluarga berkecimpung saat ini. Ya, saat ini 22 bulan sudah kami berdomisili sementara di kota Wina, Austria. Dan langkah paling konkret yang sedang saya jalankan bersama keluarga dan teman-teman sebagai sebuah upaya bersama adalah belajar menjalankan pendidikan berbasis komunitas dengan mengelola Taman Pendidikan Al Qur'an (TPA) Masjid As-Salam Warga Pengajian Austria (WAPENA). Sedikit menengok ke belakang, kala kami baru tiba di kota ini. Saat itu tanggal 14 Mei 2018, kami menginjakkan kaki di kota Wina untuk pertama kalinya. Hanya dua hari menjelang puasa Ramadan. Di awal kedatangan, kami merasakan keanehan karena tak lagi mendengar alunan merdu suara adzan yang biasa kami dengar nyaring lima kali sehari. Di Indonesia, rumah orangtua saya berada di seberang masjid se...