Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Manajemen Rumah Tangga

Mengurangi Dulu, Fokus Kemudian

Bismillahhirrohmanirrohim... Alhamdulillah siang tadi kami sudah kembali ke Wina setelah satu pekan melipir di pinggiran salah satu desa Oberösterreich. Selama satu pekan lalu saya merasakan suasana tenang yang berbeda dari keseharian. Wajar saja, kondisi di Obertraun, tempat kami menginap, jauh berbeda dengan kota Wina, tempat sehari-hari kami tinggal. Dalam rentang waktu satu pekan tersebut, ada beberapa kondisi yang menjadi insight bagi diri saya pribadi, terkait  mindfulness,  ketenangan dan belajar menjaga fokus. Di tulisan ini saya mencoba merangkumnya agar tak keburu lepas dari ingatan. Menentukan Prioritas Di momen liburan musim panas tahun lalu, perdana kami mengikuti program Familienurlaub  dari pemerintah kota Wina. Pasca program tersebut, si sulung mengungkapkan pendapatnya. Salah satunya, ia mengkritisi jadwal yang terlalu penuh sehingga ia merasa kurang bisa menikmati momen liburan dan terjebak dengan  challenge-challenge  yang perlu dikerjakan se...

Menerapkan First Things First dalam Beraktivitas

Dalam kehidupan, tentu masing-masing dari kita memiliki peran yang beragam, juga aktivitas yang beraneka rupa. Pernahkah teman-teman merasa bahwa waktu dua puluh empat jam sehari itu terasa kurang? Saya pernah, bahkan mungkin sering. Seorang pernah menyampaikan, bahwasanya kewajiban yang kita emban memang lebih banyak daripada waktu yang tersedia. Maka, tak heran jika sebagai muslim, kita kerap diingatkan untuk berhati-hati dalam memanfaatkan waktu. Bagaimana agar setiap detik yang Allah pinjamkan ke kita, bisa kita manfaatkan dengan efektif dan efisien. Beberapa waktu belakangan, saya sedang belajar untuk mengelola waktu dalam kandang waktu pekanan. Saat melakukan evaluasi harian, saya merasa ada beberapa hal yang bisa dijadikan langkah perbaikan terkait manajemen diri dan manajemen waktu untuk diri saya sendiri. Bukankah di balik kesalahan yang terjadi, kita bisa mengambil pelajaran, jika kita mau? Karenanya, saya mencoba berikhtiar mengupayakannya. Poin pertama, tentukan fokus utama...

Resep Sup Kacang Lentil Merah, Hidangan Pas di Kala Flu Melanda

Postingan kali ini bermula dari kondisi Ahsan yang sedang kurang fit. Karena badan sedang kurang nyaman maka asupan makanan yang masuk pun tak sebanyak biasanya. Saya jadi nostalgia masa kecil, dimana setiap badan sedang kurang fit dan tidak masuk sekolah, ibu selalu membuatkan jeli dan bubur beras. Lalu bagaimana dengan anak-anak? Sepertinya saya perlu membuatkan makanan yang mereka sukai dan mudah untuk ditelan. Tercetuslah ide untuk membuat sup kacang lentil. Terinspirasi dari makanan favorit anak-anak di kedai makan Turki, yaitu sup kacang lentil yang biasa dimakan bersama roti. Kacang lentil ini kami peroleh dari toko Turki. Bahan baku ini mudah diperoleh di sini, tersedia beraneka jenis di setiap toko Turki dan India. Ada beberapa varian kacang yang tersedia, yaitu kacang lentil merah, kuning juga hitam. Sup kacang lentil yang biasa kami temui di kedai makanan Turki biasanya menggunakan kacang lentil merah atau kuning sebagai bahan bakunya. Linsen Suppe / Lentil Soup / Sup ...

Hanashimasyou : Bebenah ala KonMari, Our Family Project

Kamis, 19 April 2018 adalah jadwal saya mengisi sesi hanashimasyou di kelas intensif KonMari level Shokyuu – Jawa 1. Saya akan berbagi mengenai perjalanan saya dalam mengenal, memahami dan menerapkan KonMari bersama keluarga serta melakukan tidying festival yang masih terus berjalan. Ohayou sensei, minna san… Assalamu’alaykum warahmatullah wabarakatuh… Perkenalkan, saya Mesa Dewi, domisili di Jombang – Jawa Timur. Ada yang pernah atau sedang berdomisili di Jombang? Saat memutuskan untuk belajar KonMari dan mendaftar kelas intensif level Shokyuu, saya bertekad menjadikan proses bebenah ala KonMari ini menjadi sebuah family project . Ada dua alasan yang menjadi pijakan saya, Alasan pertama, karena hidup kami yang sedang nomaden. Pertengahan tahun 2016 kami pindahan dari Bandung ke Jombang dan harus mengosongkan kontrakan. Proses pindahan membuka mata saya bahwa ada banyak barang yang tidak sempat kami pakai. Bahkan memilikinya saja pun kami lupa. Barang-barang seisi...

Saat Dokumen, Kertas dan Buku Catatan Harus Dirapikan ala KonMari

Apa saja kendala yang dialami saat berbenah kertas ala KonMari? Kendala tidying festival kertas, buku tulis dan lainnya adalah, kesukaan saya untuk menulis dan mengumpulkan barang bukti. Maka, menumpuklah kertas-kertas hasil coretan, berpuluh buku agenda juga kertas bon pembayaran dan sejenisnya.  Maka, saat berbenah kertas, saya membuka satu persatu dan ternyata cukup memakan waktu. Tapi lega setelahnya, alhamdulillah. Sedangkan untuk dokumen-dokumen penting, sudah tersortir dengan cukup baik dan diletakkan pada document keeper .Sehingga saya cukup menatanya kembali dan membuat label di setiap document keeper. #shokyuuclass #task7 #konmariindonesia #konmarimethod #intensiveclass

Tidying Festival Books, Supaya Gemar Membaca Tanpa Kalap Membeli Buku

Tidying Festival – Books Buku-buku sebenarnya sudah banyak disortir sejak kepindahan ke rumah orangtua. Kemudian, demi persiapan menyusul suami pun, buku-buku sudah banyak disortir berdasar kebutuhannya. Foto sebelum Adalah buku-buku yang saya gunakan saat ini. Dengan kondisi yang berantakan  Foto sesudah  Adalah buku-buku yang digunakan saat ini yang sudah ditata berdasar kategori Adapun buku-buku lain, tersimpan dalam kontainer yang sementara kami titipkan di rumah orangtua selama kami sekeluarga merantau kelak (sekarang sedang mempersiapkan keberangkatan). 

Bergembira Bersama di Tidying Festival

Tidying Festival adalah momen berbenah habis-habisan, memilih barang-barang yang membuat spark joy kemudian menatanya secara KonMari, dan melepaskan barang-barang di luar itu. Entah dibuang, diberikan ke orang lain, didaur ulang secara fungsional maupun dijual kembali.  Jujur, saya baru bisa mengalokasikan beberapa menit perhari untuk melakukannya. Itupun tak setiap hari bisa dilakukan. Berjauhan dengan suami dan mendampingi anak-anak yang masih berusia balita dan baduta tanpa adanya asisten rumah tangga, menjadi tantangan tersendiri.  Namun, tidying festival tetap harus dilakukan dong ya. Tantangan kondisi biasanya memunculkan kreativitas nyata, hihi… Berbenah pakaian saya mulai dari milik anak-anak. Alasannya sederhana, karena lemari anak-anak sudah berupa laci-laci, maka saya sudah merasa spark joy dengan tempat penyimpanannya. Alih-alih menanti jam tidur mereka yang tak datang jua, saya memberanikan diri melakukan tidying festival dengan meliba...

Berbenah ala KonMari : Persiapan Griya Riset Mengawali Tidying Festival

Berjumpa lagi di kelas KonMari Indonesia level Shokyuu. Di tugas ketiga ini, kami sebagai peserta diminta untuk menuliskan persiapan-persiapan apa saja yang kami lakukan untuk menyambut Tidyng Festival di rumah.  Apakah itu Tidyng Festival ? Tidying festival merupakan istilah yang Marie Kondo buat untuk membuat acara berbenah adalah acara spesial yang hanya dilakukan sekali seumur hidup. Berbenah secara totalitas hingga dapat mengubah cara berpikir dan hidup kita. Asyik, kan? Alih-alih menganggap berbenah sebagai sebuah rutinitas yang menjemukan, Marie Kondo mengajak kita untuk mengubah midset  terlebih dahulu sebelum berbenah.  Dari sini, berbenah menjadi sebuah momen spesial yang perlu dipersiapkan dan disambut oleh seluruh anggota keluarga.  Lalu, apa yang keluarga kami lakukan untuk mengawali  Tidying Festival  ini? Saya mulai dengan berpikir keras, hihihi Saya bersama kedua anak saya yang masih balita dan balita, sedang ting...

Strategi dalam Berbenah, Supaya Tak Menjadi Basa-Basi Tanpa Aksi

Setelah menerima materi pekan ketiga Shokyuu di kelas intensif KonMari, kami diberi tugas kedua berupa mendetilkan apa yang sudah kami tuliskan di tugas pertama. Poin pertama adalah mengenai upaya apa saja yang saya lakukan untuk konsisten dalam menjaga pola pikir. Hmm…saya tertunduk malu. Di hasil asesmen Talents Mapping saya, bakat consistency memiliki warna abu-abu. Namun ini tak bisa menjadi alasan bagi saya untuk tidak menjaga konsistensi. Yang harus saya lakukan adalah mengkolaborasikan bakat-bakat kuat saya supaya bisa konsisten menjaga pola pikir.  Aha! Bakat discipline dan responsibility  saya tinggi, didukung dengan bakat focus dan futuristic yang cukup kuat. Kolaborasi keempat bakat ini bisa membantu saya dalam menjaga konsistensi, dengan penjabaran sebagai berikut : Saya perlu membuat perencanaan dengan detil, rapi dan terstruktur dengan bakat discipline   dan futuristic saya Saya perlu membuat tempelan-tempelan pengingat baik berupa tulisa...

Benarkah dengan KonMari, Berbenah Cukup Sekali Saja? Melalui Kelas Intensif KonMari Indonesia, Saya Ingin Menjadi Bukti.

Mengikuti kelas intensif KonMari adalah salah satu ikhtiar menggapai impian saya dalam berbenah. Ya, berbenah adalah sebuah tantangan yang tak kunjung selesai bagi saya. Siapa yang tidak suka melihat ruangan tertata rapi nan apik? Saya yakin, mayoritas orang pasti menyukai dan mendambakannya. Hanya saja dengan level yang berbeda. Ada orang yang sangat menyukai kerapian, hingga jika tatanan berubah sedikit maka akan mempengaruhi emosinya. Ada orang yang menyukai kerapian, namun jika kondisi berantakanpun tak begitu berpengaruh padanya. Nah, saya tipikal orang yang kedua. Kondisi bersih, rapi dan tertata apik tentu saya idamkan. Namun jika belum bisa tercapai pun, tidak menjadi masalah bagi saya.  Yang menjadi masalah bagi saya adalah saat saya membutuhkan sebuah benda, namun saya sulit mendapatkannya karena tidak tahu letaknya dimana. Akar permasalahan ini adalah saya tidak mengalokasikan tempat khusus untuk benda-benda tersebut. Kemudian, banyak benda yang menghuni rumah d...

Mini Project : Ikut Forum Belajar Ummi

[Mini Project] 28 Juli 2016 Micha Belajar, MeGi pun Belajar Horeeee…alhamdulillah. Kemarin Micha dan MeGi bisa belajar sambil bersilaturrahim dengan teman komunitas. Agenda hari kemarin buat Micha adalah nonton bareng dan diskusi film The Beginning of Life bersama teman-teman IIP Bandung di RB Dago , bonus silaturrahim ke rumah teh Elma buat belajar Talents Mapping bersama teh Nca. Agendanya MeGi, bermain bersama di Kids Corner Bumi Inspirasi waktu Micha nonton bareng dan diskusi, pretend play  bersama teh Lulu, dilanjut bermain bersama teh Lulu dan teh Iffa di rumah bude Elma. Nah, apa saja yang MeGi lakukan dalam aktivitasnya yang nyaris seharian tersebut? Berikut Micha coba mencatatnya : Cooking Class di Kids Corner Bumi Inspirasi Ini aktivitas yang baru buat MeGi. Di rumah belum ada mixer , jadi dia antusias banget waktu bikin kue bersama-sama. Mengamati teh Tya meratakan adonan dengan mixer , ikut terlibat menata cup kertas, meneteskan warna pada...

Mini Project : Mengupas Kulit Jeruk

[Mini Project] Mengupas Jeruk dari Kulitnya Seringkali Micha berpikir dan mencari ide untuk merancang suatu aktivitas untuk menstimulasi tumbuh kembang MeGi. Padahal aktivitas sederhana pun, kegiatan harian pun, cukup baik untuk dijadikan stimulan tumbuh kembangnya. Contohnya, mengupas kulit jeruk. Jeruk adalah salah satu buah kesukaan MeGi. Dalam sekali makan, MeGi bisa menghabiskan 2 buah sumber vitamin C ini sendirian. Awalnya dia sudah bisa memakan lalu mengeluarkan bijinya dari mulut. Sehingga biasanya, cukup dikupaskan saja jeruk dari bijinya dan dibuka, maka dia sudah anteng menikmati. Sore itu rupanya dia ingin meningkatkan kemandirian. Dia menolak untuk dikupaskan. “MeGi aja yang ngupas, MeGi bisa Mi” ujarnya penuh semangat. Saya berikan jeruk yang belum terkupas itu padanya. Sebelumnya saya mengingatkan,”Saat mengupas nanti, mungkin ada cipratan dari kulit jeruk ya Nak, kalau kena mata risikonya mata jadi perih, MeGi siap?”, diapun menjawab dengan anggukan mantap. ...

Resume Acara : Spiritual Financial Planning oleh Isti Khairani

Resume Acara SPIRITUAL FINANCIAL PLANNING Flyer  acara Hari Kamis, 23 Juni 2016 lalu, alhamdulillah Allah beri kesempatan untuk mengikuti acara Spiritual Financial Planning yang diselenggarakan oleh Bumi Inspirasi Learning Center dan Galenia Mom & Child Center.  Materi yang dikupas antara lain sebagai berikut : 1. Makna Harta 2. Tahapan Financial Planning 3 . Financial Check Up 4 .  Praktik Menyusun Neraca Keuangan Keluarga 5. Tips Menghitung Zakat 6. Tips Mengelola Dana THR Materi Spiritual Financial Planning dibawakan oleh seorang Financial Trainer for Women and Kids yang sudah seperti saudara sendiri, teh Isti Khairani, ST, CFP, QWP, QFE. Beliau memulai sesi materi dengan mengajak peserta menelaah bersama mengenai makna bersyukur. Di layar ditayangkan sebuah video singkat yang menggambarkan kondisi dari seseorang yang memiliki keterbatasan fisik, namun tetap menjalankan kewajiban dan ibadah dengan semangat yang luar biasa tan...