Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Matrikulasi

Sebuah Opini Diri mengenai Tempat Belajar yang Benar, Baik dan Bermanfaat

Bismillaahirrohmaanirrahiim… Tulisan ini didedikasikan untuk diri saya sendiri, dalam upaya semakin mengenal diri sendiri. Perjalanan remedial mandiri kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional batch 8 ini saya lakukan dengan sadar dan bahagia, mengoptimalkan kesempatan seiring dengan amanah Ketua HIMA regional yang sedang saya emban saat ini. Kelas Matrikulasi memang bukan hal baru bagi saya. Saya sudah mengikuti kelas Matrikulasi batch pertama di tahun 2015 dulu. Sebagai angkatan pertama, kelas Matrikulasi difasilitasi langsung oleh founder Ibu Profesional, bu Septi Peni Wulandani. Lulus kelas Matrikulasi, saya berganti peran. Memfasilitasi kelas Matrikulasi batch 2 dan berlanjut ke peran berikutnya. Dan kini di tahun 2020, saya sedang belajar di kelas Bunda Cekatan dan mengemban amanah sebagai Ketua HIMA regional Efrimenia. Keikutsertaanku di kelas Matrikulasi batch 8 tidak lain karena berkaitan dengan amanah sebagai ketua HIMA regional. Alih-alih menganggapnya sebagai beban...

Mengunci Ilmu dengan Amal, Final Nice Homework Program Matrikulasi Ibu Profesional

Alhamdulillah Allah berikan kelancaran untuk menapaki program matrikulasi Ibu Profesional hingga garis akhir ini.  Apa artinya saya sudah menjadi ibu profesional?  Sama sekali belum, malah masih jauh dari kriteria. Apa artinya saya sudah menjalankan tantangan yang diberikan di setiap minggunya? Mengerjakan setoran Nice Homework  memang sudah, namun proses menjalankannya masih saya lalui dengan tertatih.  Apa yang membuat ini begitu susah? Sebenarnya, jika sekadar menuliskan jawaban mungkin tidak terlalu sulit. Toh, sejak duduk di bangku sekolah hingga kuliahpun, saya sudah terbiasa mengerjakannya. Guru memberikan soal, saya menjawab. Guru memberikan tugas, saya mengerjakannya. Namun jika saya diberi ilmu kemudian syarat kelulusannya adalah dipraktikkan dalam keseharian hingga menjadi karakter, bagi saya itu merupakan sebuah pembelajaran seumur hidup.  Saya tidak mau menyerah, karena saya ingin bersungguh-sungguh menjalankan peran yang telah diberi...

Kelompok Bermain Griya Riset, Nice Homework 8 Program Matrikulasi Ibu Profesional

NHW#8 BUNDA sebagai AGEN PERUBAHAN Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat. Rumus yang kita pakai : PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan. Sehingga Bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa empati, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri. Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.  Bagaimana caranya?...

Ibu sebagai Agen Perubahan, Materi 8 Program Matrikulasi Ibu Profesional

Disampaikan pada hari Senin tanggal 1 Agustus 2016 MATRIKULASI IBU PROFESIONAL BATCH #1 SESI #8 IBU SEBAGAI AGEN PERUBAHAN Perempuan khususnya seorang ibu adalah instrumen utama yang sangat berperan sebagai agen perubahan. Dari sisi individu untuk menjadi agen perubahan adalah hak semua orang tidak berbatas gender. Karena semua memiliki potensi dasar yang sama berupa akal, naluri dan kebutuhan fisik. Sedangkan dalam konteks masyarakat, keberadaan ibu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan keluarga, dimana keduanya memiliki porsi prioritas yang sama. Keberadaan Ibu di masayarakat akan meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di rumah, demikian juga pendidikan keluarga di rumah akan memberikan imbas positif pada peningkatan kualitas masyarakat. Maka berkali-kali di Ibu Profesional kita selalu mengatakan betapa pentingnya mendidik seorang perempuan itu. Karena “mendidik 1 perempuan sama dengan mendidik 1 generasi ”, Maka apabila ada 1 ibu membuat perubahan maka ak...