Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Griya Riset

Jurnal A Hometeam Pekan Kedua : Apakah Keluarga Kita Sudah Menjadi Sebuah Tim?

Bismillahhirrohmanirrohim... Setelah vakum beberapa bulan tidak menulis artikel di blog, akhirnya saya kembali menulis. Ternyata saya masih perlu sebuah momentum untuk memulai sebuah kebiasaan baik. Dan kali ini, saya kembali mengisi konten blog didorong oleh kewajiban mengerjakan jurnal kelas calon fasilitator A Hometeam yang sedang saya ikuti. Nah kaaan... Ini menunjukkan bahwa dorongan dari pihak eksternal masih kerap saya butuhkan untuk memulai sebuah aksi konkret, hehehe. Semoga bisa konsisten belajar baik secara teori maupun praktiknya (terutama di dalam keluarga), lulus training hingga tahap akhir dan bisa memberikan manfaat bagi diri, keluarga hingga lingkungan sekitar. Aamiin. Belajar apa saja di pertemuan kedua? Sama seperti pekan sebelumnya, training dikemas dengan interaktif, berjalan dua arah dan menggunakan breakout rooms (BOR)  untuk memfasilitasi para peserta berinteraksi dan berdiskusi dalam sebuah kelompok kecil. Pertama-tama k ami diajak untuk check in , menilik ...

Memasuki Bulan Ramadan dengan Penuh Sukacita

Gambar 1. Waktu Maghrib menjadi momentum yang amat dinantikan Anak-anak amat bersemangat menyambut hari pertama Ramadan. Di jam sahur, saya bangun jam dua pagi untuk menyiapkan makan sahur. Satu jam kemudian, saat mereka saya bangunkan, dengan cepat mereka membuka mata kemudian beranjak dari tempat tidur. Tak ada drama dibangunkan berulang kali, mata yang masih terpenjam sembari berucap bahwa masih mengantuk maupun adegan penolakan. Kami sahur dengan formasi lengkap, niat berpuasa pun dilafalkan bersama. Nasi hangat berpadu dengan sop sosi makaroni tandas dalam sekejap. Porsi yang saya siapkan untuk mereka habis tak bersisa, bahkan pemuda kecil minta tambah. Susu hangat bercampur madu pun mereka teguk untuk menambah energi. Agaknya mereka amat siap dan sangat bersemangat untuk berpuasa. Usai makan, mereka menggosok gigi dan menutup sesi sahur dengan meneguk air putih. Berlanjut dengan sholat Shubuh berjamaah. Setelah sholat Shubuh, saya mengajak mereka untuk kembali tidur. Mereka masih...

Workshop A Home Team Pertemuan Kedua : Mengamati Keluarga Sendiri, Lebih Mirip Sebuah Tim atau Kerumunan?

Alhamdulillah pertemuan kedua workshop A Home Team sudah terselenggara pada hari Rabu, 11 Januari 2023 lalu. Pertemuan dimulai dengan check-in melalui pertanyaan... Jika diibaratkan dengan musim, kondisi keluargamu saat ini seperti musim apa? Saya butuh waktu beberapa saat untuk bisa mencerna dan memahami pertanyaan ini. Musim ini cakupannya seperti apa? Apa keterkaitan analogi musim ini dengan perjalanan keluarga menjadi sebuah A Home Team, ya? Karena kalau perjalanan untuk mencapai tujuan itu kan seperti pendakian ya, saat ini sudah ada di tahap apa. Sedangkan jika musim, tentu silih berganti sesuai masanya. Dan bagi saya, setiap musim itu cantik dan menarik, dan tentu sepaket dengan konsekuensinya. Seperti salju yang kami nantikan saat musim dingin, sepaket dengan suhu dingin dalam kegelapan yang menyelimuti hari-hari. Atau berdamai dengan teriknya sengat matahari saat menikmati jalan-jalan di musim panas. Tapi kalau mencoba mengibaratkan, jika diibaratkan cuaca, kondisi keluarga sa...

Belajar Membuat Komitmen dan Mendalami Peran Diri dalam Workshop Perdana A Home Team Efrimenia

Gambar 1. Lomba Mendongeng se-Kabupaten Jombang, Desember 2016 Setelah di bulan November 2022 lalu selesai belajar di kelas rutin dalam program Ausbildung, saya kembali menengok peta belajar diri. Saya ingin mengasah keterampilan diri dalam menjalankan peran sebagai istri dan ibu. Tak berselang lama, Allah tuntun munculnya sebuah ide,  Mengapa tidak, mengajak belajar bersama dan meminta teman-teman member Efrimenia yang sudah lulus sebagai fasilitator untuk memfasilitasi workshop A Home Team? Ide itu pun digulirkan di tanggal 30 November 2022. Kemudian mulailah koordinasi hingga alhamdulillah dengan kerja bersama, workshop perdana berhasil terselenggara di tanggal 4 Januari 2023. Bersyukur rasanya bisa mengawali tahun baru Masehi dengan mendalami ilmu dan praktik untuk menjadi tim keluarga yang berkualitas A. Sebenarnya di Ibu Profesional Efrimenia ada empat orang member yang sudah mengikuti training fasilitator. Tapi karena satu dan lain hal, maka workshop kali ini difasilitas...

Belajar Memasak Gebratene Dorade mit Zucchini-Risotto und Oberssauce, Susah Ngga Ya?

Bismillahhirrohmanirrohim... Hari ini belajar hal baru, alhamdulillah. Atas izin Allah, aku mendapat kesempatan untuk belajar mengolah ikan dari bentuk segar sampai ke sebuah menu komplit. Ya, di kelas Ausbildung hari ini alih-alih mengupas teori dari buku, kami praktik memasak. Sebenarnya rencana praktik ini sudah disampaikan oleh pembimbing di pekan lalu, yang mana saat itu aku izin tidak masuk. Namun teman sekelas menyampaikan bahwa, ada dua kemungkinan kegiatan hari ini, yaitu memasak menu berbahan utama ikan atau membahas teori mengenai Beilage atau menu pendamping. Hanya saja, kemarin kami mendapatkan informasi bahwasanya pembimbing sedang sakit sehingga ada kemungkinan lain, bahwa kelas hari ini diisi oleh guru pengganti. Dan kenyataannya hari ini, kami praktik memasak ikan. Mengapa ikan? Karena pekan lalu pembimbing tuntas mengajar teori seputar ikan, jadi sekarang giliran praktiknya. Hari ini peserta yang datang ada delapan orang, yang mana peserta kelas secara utuh ada dua be...

Refleksi Keberjalanan Hometeam saat Suami Istri Berkarya di Ranah Publik

Mengawali tulisan di bulan Juni 2022 ini, aku ingin melakukan refleksi diri terkait pelaksanaan peran di rumah seiring dengan bergantinya ritme di dua pekan terakhir Hal apa yang perlu diperbaiki? Manajemen waktu harian Rasanya agak kagok  saat kini kembali menyiapkan bekal makan siang untuk suami, setelah selama dua tahun lamanya vakum menyiapkan karena beliau bekerja dari rumah. Artinya, aku perlu bangun lebih pagi dari biasanya untuk mengerjakan rutinitas pagi termasuk menyiapkan sarapan dan makan siang di dalamnya. Kemudian, sekarang pulang dari sekolah, kurang memungkinkan lagi untuk belanja karena perlu segera menjemput anak-anak dari sekolah masing-masing. Jadi jadwal belanja perlu dimampatkan ke hari Senin dan Selasa, atau Jum‘at. Sebisa mungkin ngga dilakukan di hari Sabtu agar tidak mengurangi jatah family time yang udah minimalis itu, haha. Penyelesaian pekerjaan rumah tangga Nah, ini dia. Seiring dengan bertambahnya amanah pekerjaan suami, karena beliau harus mengerjaka...

Catatan Belajar di Genuss Festival 2022 Wien

Alhamdulillah wasyukurillah, setelah melewati masa pandemi selama dua tahun, atas izin Allah keadaan berangsur-angsur membaik. Di kota Wina sendiri, festival-festival yang melibatkan banyak pihak dan bisa dihadiri oleh orang dalam jumlah banyak sudah mulai bisa digelar. Perpaduan kondisi yang mulai melonggar dengan hangatnya musim semi membuat warga amat antusias menyambut aneka festival yang diadakan oleh pemerintah. Salah satunya adalah Genuss Festival  yang berlangsung di tanggal 6 hingga 8 Mei 2022 lalu. Genuss Festival  merupakan acara festival kuliner dimana berbagai produsen bahan pangan dari segenap penjuru Austria hadir. Acara ini sendiri pertama kali kami peroleh infonya dari pengajar di sekolah. Beliau menghimbau kami untuk hadir di acara tersebut untuk mengenal dan mempelajari langsung aneka produk pangan lokal regional sendiri. Bagi teman-teman sekelas yang memang lahir di sini atau sudah puluhan tahun tinggal di sini, mungkin acara tersebut tidak begitu menarik p...

Resep Sup Kacang Lentil Merah, Hidangan Pas di Kala Flu Melanda

Postingan kali ini bermula dari kondisi Ahsan yang sedang kurang fit. Karena badan sedang kurang nyaman maka asupan makanan yang masuk pun tak sebanyak biasanya. Saya jadi nostalgia masa kecil, dimana setiap badan sedang kurang fit dan tidak masuk sekolah, ibu selalu membuatkan jeli dan bubur beras. Lalu bagaimana dengan anak-anak? Sepertinya saya perlu membuatkan makanan yang mereka sukai dan mudah untuk ditelan. Tercetuslah ide untuk membuat sup kacang lentil. Terinspirasi dari makanan favorit anak-anak di kedai makan Turki, yaitu sup kacang lentil yang biasa dimakan bersama roti. Kacang lentil ini kami peroleh dari toko Turki. Bahan baku ini mudah diperoleh di sini, tersedia beraneka jenis di setiap toko Turki dan India. Ada beberapa varian kacang yang tersedia, yaitu kacang lentil merah, kuning juga hitam. Sup kacang lentil yang biasa kami temui di kedai makanan Turki biasanya menggunakan kacang lentil merah atau kuning sebagai bahan bakunya. Linsen Suppe / Lentil Soup / Sup ...