Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Bunda Produktif

Peluncuran Literaksi Tematik dan Selebrasi Cluster Meraki

  Bismillahirrohmanirrohim… Alhamdulillah Allah takdirkan untuk sampai di titik ini, di jurnal kedelapan belas selama mengikuti pembelajaran di kelas Bunda Produktif. MasyaAllah tabarakallah… Pekan ini aktivitas bersama kami di  Co-Housing  adalah  launching  karya kami,  Project Passion  Literaksi Tematik yang diawali dengan  Facebook live  bersama ibu pimpinan  project , mba Sari Juwita didampingi oleh mba Saraswati dan mba Dela Criesmayanti yang mengangkat topik “Bagaimana Cara Mengenalkan Emosi pada Anak melalui Membaca Nyaring?” dilanjutkan dengan pelatihan  Read Aloud  dimana saya mendapatkan kepercayaan amanah dari teman-teman  Co-Housing  untuk menjadi narasumber pelatihan tersebut. Saya bersyukur dan amat berterimakasih pada  leader  dan teman-teman  Co-Housing  yang member kesempatan berbagi sekaligus bersedia memahami tantangan perbedaan waktu dan kegiatan  offline  saya di sin...

Momen Refleksi Seorang Bunda (menuju) Produktif

Bismillahirrohmanirrohim… Refleksi saya adalah bahwasanya kelas Bunda Produktif ini sangat identik dengan kerja kelompok. Untuk sukses melaluinya, setiap Hexagonia perlu memiliki sikap proaktif, inisiatif, dan project ownership yang tinggi sebagai kunci sukses dalam membangun kota bersama-sama. STOP Proses apa saja yang selama ini tidak bekerja untuk project passion kita? Apa saja yang harus kita “stop” dan tidak dikerjakan lagi, apabila project passion ini akan berlanjut? Alur kerja yang tidak end to end. Analisa pribadi diri : Penyebab bisa tidak terjadi end to end salah satunya adalah karena tsunami informasi yang terjadi di WAG koordinasi Co-Housing . Jika saya amati, dalam satu hari saja bisa beragam bahasan berseliweran. Mulai dari pengumuman jadwal live, umpan bahan diskusi seputar project passion, hingga bahasan tugas jurnal yang perlu dikerjakan berkelompok. Padahal jam daring seorang ibu sangat terbatas dengan jadwal yang berbeda-beda antara satu ibu dengan ibu ...

Zona Open Space Ketiga, Momentum untuk Mendalami Makna dari Kebutuhan

Hari ini adalah hari terakhir Hexagon City Virtual Conference. Di awal pembukaan zona Open Space saya membuat rencana tahapan belajar, yaitu di tahap pertama saya mengambil peran sebagai Bumble Bee yang menclok ­sana menclok sini yang selain untuk mendapatkan ilmu juga untuk membaca situasi jika mengambil peran sebagai Speaker itu seperti apa. Di tahap kedua saya mengambil peran sebagai Speaker dengan membawakan topik yang sesuai dengan kebutuhan saya banget saat itu, sebuah momen refleksi diri dalam proses bertumbuh menjadi seorang Ibu Profesional Diaspora. Dan di tahap ketiga, saya mengambil peran sebagai Butterfly. Apakah semua berjalan mulus? Tentu tidaaaak, hehehe… Saat tahap pertama, gegap gempita Virtua Conference amat terasa. Peran saya sebagai Hexagonia sekaligus leader HIMA yang menyalurkan informasi jadwal Virtual Conference membuat saya perlu mengalokasikan jam daring ekstra agar bisa mengerjakan amanah. Ditambah dengan menyimak sesi live yang disajikan oleh teman-tem...

Zona Open Space Kedua, Belanja Pengalaman dengan Mengambil Peran sebagai Speaker di Hexagon City Virtual Conference

Bismillahhirrohmanirrohim… Alhamdulillah zona Open Space memasuki pekan kedua. Setelah pekan sebelumnya saya sempat oleng karena kehadiran Virtual Conference yang mengejutkan di sela-sela rangkaian Milad ketiga Ibu Profesional Efrimenia dan rapat kerja HIMA 2021, maka pekan ini kondisi berangsur membaik karena sudah mulai bertemu ritme yang pas. Setelah menimbang selama beberapa hari seiring berlangsungnya Virtual Conference , di tahap kedua saya memutuskan untuk menjadi Speaker dengan mengambil topik yang sudah saya jalankan dan bisa saya bagikan dengan versi saya banget. Di pekan lalu, perjalanan Bumble Bee benar-benar menclok sana menclok sini. Benar-benar hanya poin-poin utama saja yang sempat saya garis bawahi dalam setiap Virtual Conference yang saya hadiri. Di sesi Literasi Keuangan pada Anak saya belajar cara mengajarkan konsep harta pada anak, membedakan kebutuhan dan keinginan melalui permainan juga bagaimana cara yang bijak untuk memberi upah pada anak atas kegiatan ekst...

Zona Open Space Pertama, Semarak Virtual Conference di Hexagon City, Sudah Belajar Apa Saja?

Bismillahirrohmanirrohim... Kembali membuat jurnal di kelas Bunda Produktif. Kelas belajar di Institut Ibu Profesional merupakan kelas yang sungguh dinamis dan penuh dengan kejutan. Saya teringat di sebuah grup beberapa waktu lalu, ada yang menebak makna zona O dengan sebutan Opportunity. Karena setiap zona berurutan dan membentuk kata HEXAGON, sedangkan zona yang sudah terlewati adalah zona Habit, 4E, X-tra miles, Agility, Growth, maka masuk akal juga jika huruf O ditebak kepanjangannya adalah Opportunity. Namun ternyata Open Spac e. Apa itu zona Open Space ? KEJUTAN! Di zona ini dihelat Hexagon City Virtual Conference ! Seperti halnya diskusi panel dalam sebuah konferensi, Hexagonia ditantang untuk berkontribusi layaknya seorang peserta konferensi. ada empat peran yang bisa dipilih dan dijalankan secara bergantian, yaitu : Speaker : berbicara di depan khalayak umum, dengan platform yang bebas dipilih, kemudian menyiapkan materi presentasi atau diskusi dan menampilkannya ke ...

Zona Growth Ketiga, Menyelesaikan Tantangan Tim menggunakan Metode Six Thinking Hats

Kelas-kelas di Ibu Profesional senantiasa mengajak untuk learning by doing . Di era arus informasi yang begitu deras saat ini, tantangan yang seringkali dialami pembelajar adalah ilmu yang sudah didapatkan menguap begitu saja karena tidak sempat dilanjutkan dengan praktik dan menuliskan resume . Adanya tugas tim pasca menyimak materi yang kemudian dituliskan dalam bentuk jurnal, efektif untuk memahami dan mendalami materi yang dipaparkan. Materi yang disampaikan dalam Huddle kali ini dari founding mother, Bu Septi Peni Wulandani adalah seputar alur berpikir, mengacu pada metode Six Thinking Hats yang ditulis oleh Edward de Bono. Salah satu ciri khas pembelajaran yang saya sukai dari kelas Ibu Profesional adalah senantiasa melatih para ibu untuk berpikir logis, menyeimbangkan intuisi perasaan dengan kemampuan logika berpikir. Namun jika boleh mengajukan masukan, saya ingin mengajukan perpanjangan waktu durasi dalam setiap tahapnya, yang tadinya sepekan jadi dua pekan. Sehingga pekan ...

Zona Growth Kedua, Menerapkan Growth Mindset dalam Berkarya dan Berjejaring

Pekan ini tidak ada sesi materi dari Founding Mother. Sebagai gantinya, ada banyak informasi terbaru dari City Leader seputar sirkulasi keuangan. Juga ada banyak kabar terbaru mengenai alur pemasaran produk Project Passion. Yeay, semakin seru, semakin bersemangat! Team Growth Pekan Pertama Ini merupakan langkah yang dilakukan  Cluster  Meraki di pekan pertama kemarin. Alhamdulillah saya berkesempatan menghadiri pertemuan perdana  Cluster . Senang rasanya bisa bertemu dengan rekan-rekan belajar dan bermain di dalam satu  Cluster  Meraki. Di tahap ini, saya memilih untuk bergerak sebagai tim Suporter.  Team Growth Pekan Kedua Apa yang saya lakukan terkait project passion kami? Saya masih mengerjakan editing review buku anak. Saya senang, dengan melakukan proses editing, saya jadi banyak mengetahui ragam buku anak berbahasa Indonesia yang selama ini jarang saya ketahui karena domisili kami yang di luar Indonesia. Selain itu, saya juga membuat...

Zona Growth Pertama, Belajar Seputar Growth Mindset dengan Membuat Personal Growth untuk Diri dan Komunitas

Bismillahirrohmanirrohim… Pekan ini kami memasuki zona G, yaitu zona Growth yang mengajak kami mengulik seputar Growth Mindset. Apakah yang dimaksud dengan Growth Mindset ? Mindset sendiri adalah sebuah pola atau cara berpikir seseorang. Mindset sendiri seringkali terbagi menjadi dua, growth mindset dan fixed mindset. Bagaimana ciri-ciri keduanya? Dijabarkan dalam sebuah gambar di situs https://barrierefrei-im-kopf.de/mindset/ yang kurang lebih saya terjemahkan sebagai berikut : Growth Mindset Saya bisa belajar apapun yang saya mau Suatu hal yang terlihat sulit, bisa jadi tidak benar-benar sulit. Hanya mungkin saja bidang tersebut tak menarik perhatian saya. Setiap proses belajar perlu dilandasi alasan kuat untuk menjalankannya. Adanya strong why akan membuat seseorang untuk bertahan untuk tekun mempelajari sebuah hal. Jika saya frustasi, saya mengambil jeda Frustasi adalah sebuah hal lumrah yang terjadi pada manusia, terutama jika sedang berada dalam tekanan atau buntu...