Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Praktikum

Kelompok Bermain Griya Riset, Nice Homework 8 Program Matrikulasi Ibu Profesional

NHW#8 BUNDA sebagai AGEN PERUBAHAN Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat. Rumus yang kita pakai : PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan. Sehingga Bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa empati, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri. Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.  Bagaimana caranya?...

Saat Kami Sekeluarga Belajar Family Branding di Acara Mini PERAK

Di bulan Mei lalu, Rumah Belajar Fun House Institut Ibu Profesional Bandung yang diinisiasi oleh keluarga Firdaus Ark melakukan launching perdana. Acara launching ini diisi dengan Mini PERAK yang dihadiri oleh belasan keluarga. Siapapun bisa menjadi peserta dengan satu syarat, hadir dengan formasi lengkap ayah, ibu dan anak-anak. Untuk itu acara sengaja diadakan di hari Minggu, supaya para bapak dan ibu yang bekerja di ranah publik bisa mengikuti tanpa harus mengambil cuti. Sebelum bertemu di hari H, panitia membuat sebuah grup WhatsApp sebagai media koordinasi peserta dan persiapan acara. Ya, acara Mini PERAK bukanlah sebuah seminar parenting satu arah dimana peserta cukup duduk manis mendengarkan. Kami para peserta, diberi kesempatan untuk mempersiapkan diri dan keluarga unjuk kebolehan di Pentas Ceria, menampilkan project keluarga dalam Family Expo , perkenalan kelurga dan sharing Ramadan Project . Untuk mengikuti acara inipun, kami tidak dikenakan biaya. Yup, 100% gratis! ...

Link Tulisan Gelombang Pertama pada ODOPfor99days

Berikut link tulisan yang ditulis dalam rangka mengikuti program ODOPfor99days untuk hari ke-1 sampai dengan ke-33 1 http://griyariset.blogspot.co.id/2016/01/perdana-nge-bakso-boedjangan-sembari.html. Review Bakso Boedjangan di jalan Pahlawan 2 http://griyariset.blogspot.co.id/2016/01/resume-singkat-buku-quantum-reading.html. Resume buku Quantum Reading 3 http://griyariset.blogspot.co.id/2016/01/sensory-play-es-batu-warna-cara-asyik_99.html. Sensory Play Es Batu Warna 4 http://griyariset.blogspot.co.id/2016/01/one-day-one-post-for-99-days-dan-jurnal.html. ODOP#99days dan Jurnal Bunda Sayang 5 http://griyariset.blogspot.com/2016/01/karena-informasi-merupakan-tanggung.html. Komunikasi Produktif pada Anak 6 http://griyariset.blogspot.co.id/2016/07/pembelajaran-akan-pentingnya-belajar.html. Belajar Mengungkapkan Perasaan (Jurnal Komunikasi Produktif) 7 https://mesadewi.wordpress.com/2016/07/19/marah-yang-produktif-dan-konstruktif-adakah/. Marah Produktif dan Konstruktif, Ada...

Sudah Produktifkah Hidup Saya? Merenungi Misi Hidup dan Produktivitas dalam Tugas 7 Matrikulasi Ibu Profesional

Mesa Dewi_IIP Bandung PROGRAM MATRIKULASI BATCH #1  [NHW#7] MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS Bunda, setelah di materi NHW#7 kita belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb : a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#6) b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE  DO HAVE” di bawah ini : 1. Kita ingin menjadi apa ? (BE) 2. Kita ingin melakukan apa ? (DO) 3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE) c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah: 1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose) 2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahunke depan ( strategic plan) 3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution) Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hany...

Mini Project : Menggambar di Permukaan Balon

[Mini Project] Menggambar di Permukaan Balon Acara Ramadhan Berbagi Ceria yang MeGi ikuti di hari sebelumnya, membawa oleh-oleh berupa balon besar berwarna kuning untuk dibawa ke rumah. Balonnya terbilang cukup besar, berbahan tebal dan tidak mudah meletus. Micha masih ingat, sepulang dari acara tersebut, kita ikut keluarga  Planner  sampai di persimpangan, dilanjut dengan naik angkot menuju rumah. Di angkot, karena MeGi tertidur dan Micha khawatir balonnya terbang, Micha lepas pegangannya dan masukkan balon itu ke tas kresek besar yang diambil dari tas ransel. Cukup, dan sangat pas. Padahal kresek tersebut ukurannya tergolong amat besar, hihi. Sesampainya di rumah, dipakailah balon itu untuk bermain. Keesokan harinya, pagi hari adalah jadwal MeGi bermain bersama Abiya. Biasanya saat mereka berdua bermain, seringkali ada hal aneh yang dijadikan objek bermain. Benar saja, kali ini sasarannya adalah si balon kuning. Balon memang mainan favorit MeGi. Dan pagi itu pun...

Mini Project : Melipat Mukena Sendiri

[Mini Project] Memandu Kemandirian : Melipat Mukena Sendiri Melipat mukena adalah salah satu tugas kemandirian yang kami latihkan untuk MeGi di usia 2 tahun. Karena dia senang mengenakan mukena, kami berinisiatif memesankan mukena ke tetangga untuk MeGi. Ibu tetangga ini pintar menjahit, sehingga kami bisa memesan dengan ukuran khusus. Berbonus sajadah bermotif senada pula. Alhamdulillah. Sebelumnya, MeGi cukup puas mengenakan kerudung saya jika beraktivitas sholat. Kegembiraannya memakai mukena baru, kami jadikan momen untuk memandu kemandirian dan melatih tanggung jawab. MeGi yang biasa sholat berjamaah dengan saya, secara otomatis mengikuti setiap gerak gerik yang saya lakukan. Maka, usai sholat sayapun bersegera melipat mukena. Di awal, dia akan bersemangat sekali ikut melipat mukena. Namun saat melihat mukena saya sudah terlipat rapi sedangkan miliknya masih tak berbentuk, dia mulai kesal. MeGi     : “Mi, susaaaaaaah…”   Saya  ...

Belajar Home Education Anak Usia Dini dari keluarga teh Wiwik Wulansari

Rabu 20 April 2016 Resume sharing  Home Education Anak Usia Dini dari teh Wiwik Wulansari : Sebelum mengenal dunia parenting dan HE, saya punya pemikiran bahwa sejatinya pendidik pertama anak adalah orangtua. K arena yang saya tau dunia anak adalah dunia bermain dan momen membangun bonding, maka ketika anak pertama lahir, saya selalu berusaha menyediakan waktu untuk menyiapkan permainan dan bermain bersamanya. Lama-lama sejak usianya menginjak 1 tahun, saya buat lesson plan yang isinya jadwal bermain. Panduan membuat jadwal main ini berdasarkan stimulasi sesuai perkembangan usia anak 0-5 tahun dengan parameter: motorik kasar, motorik halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. (tabel stimulasi anak 0-5th bisa di download https://www.dropbox.com/…/Stimulasi%20anak%20usia%200-72%20… ) Kemudian untuk evaluasinya menggunakan KPSP (kuisioner pra skrining dan perkembangan) yaitu suatu alat yang digunakan untuk mengetahui perkembangan anak, normal atau ada pe...

Toilet Training Saat Mudik? Tetaplah Berjalan, Allah yang Mudahkan

Jauh hari sebelum mudik lebaran, saya sudah berpikir mengenai proses toilet training MeGi. Ya, saat ini MeGi sedang menjalani toilet training . Progress dia sebelum berangkat mudik adalah sebagai berikut : Kalau ingin BAK, selalu lapor, tapi kadang sat masih kering, kadang saat sudah basah. Semakin kesini dia semakin sering laporan saat celana masih kering. Ini sangat kami syukuri. Beberapa kali bepergian jarak dekat, kami lepas pospak dan kami sering tanyakan apakah dia ingin BAK/tidak. Beberapa momen berhasil, beberapa kali juga sempat kecolongan yang mana dia bilangnya mendadak dan keburu tidak kuat menahan pipis. Sedangkan untuk BAB, dia masih lebih seringlapor saat sudah mulai mengejan. Jadi celana tetap kotor meski BAB belum sepenuhnya keluar. Saat mempersiapkan amunisi mudik, saya meminta izin suami untuk melanjutkan toilet training  selama di rumah orangtua. Sayang kalau progress hingga sata ini sia-sia dan harus memulai lagi dari 0 semata-mata hanya karena saya e...

Membuat Homemade Playdough ala Resep Familia Kreativa

Mini Project 11 Juli 2016 Setelah melewati 10 hari mudik, Mentari Pagi mulai merindukan aktivitas bikin-bikin di rumah. Dia menagih minta bikin mainan. Padahal saat itu kami baru pulang dari mengantarnya berenang. “Bikin playdough aja yuk Nak?” meski itu bukan mainan baru buat dia, tapi dengan playdough , dia bebas berkreasi sesuka hati. Maka dijawablah pertanyaan Micha dengan sangat antusias, “Yuk Miii!” Sengaja mengajak membuat playdough karena bahan-bahannya gampang banget didapat, cara buatnya juga sederhana banget, bisa dipakai berulang kali dan bisa dibuat aneka kreasi. Ditambah lagi, besok Micha dan Biya mau reunian sama teman-teman SMA yang juga udah padha bawa anak. Lumayanlah bisa jadi bahan main bersama, hihi. Homemade playdough kali ini dibuat dengan melihat resep dan instruksi dari buku Playtime! karya Familia Kreativa. Karena bikinnya agak banyakan, maka kami membuat 4 kali lebih banyak dari resep yang tertera dalam buku tersebut. Berikut resepnya : ...

Berkunjung ke Bapusipda : Perpustakaanku Seru!

Mini Project 16 Juli 2016 Tempatnya nyaman, bukunya macem-macem! :D Hari Sabtu lalu, kami berkesempatan mengunjungi Bapusipda. Selama tinggal di Bandung, kunjungan kami kesini bisa dihitung dengan jari, itupun karena berbarengan dengan persiapan acara atau kegiatan yang akan kami ikuti di tempat ini. Bukan apa-apa, jarak yang perlu kami tempuh untuk menuju kesini terbilang jauh. Jadi, begitu ada kesempatan untuk bermain dan belajar disini, kami selalu menyambut dengan penuh semangat. Usai diantar Biya hingga depan gedung, kami beranjak masuk dan mengisi daftar pengunjung secara digital . Agenda kami hari ini selain bermain di perpustakaan adalah mengikuti diskusi Community based Education ( CBE ) yang diadakan oleh grup Home Education based on Akhlaq and Talents ( HebAT ) yang keduanya dilaksanakan di ruangan perpustakaan anak. Sebelum masuk ke ruangan tersebut, kami mengambil kunci loker dan meletakkan barang bawaan disitu. Belajar Hal Baru Buat si Mentari Pagi, ...

Pembelajaran akan Pentingnya Belajar Mengungkapkan Perasaan

Sebuah catatan lama, yang saya tulis di awal Januari 2016. Saat saya meniatkan bahwa di bulan ini saya akan belajar dan praktek mengenai komunikasi produktif dalam keluarga, maka di saat itu pula, Allah menunjukkan kasih sayangNya, memberikan pelajaran berharga untuk menyadarkan betapa pentingnya mengutarakan pendapat. Menjalankan sebuah komunikasi produktif dalam rumah tangga. Kala itu, malam minggu. Selepas adzan mghrib usai berkumandang, deru motor yang mengarah ke rumah menyusul, menandakan suami pulang dari kegiatan luarnya. Mata si kecil berbinar, siap menyambut kedatangan pujaan hatinya. Pintu belakang terbuka, dan dengan setengah berteriak, ia pun memanggil, “Abiiii… Abiiii…. Abiiiiii….” Dan tak lama, ia sudah berada di gendongan sang ayah. Saling menyapa dan melepas rindu.  J Setelah menunaikan sholat Maghrib, kami berkumpul bersama. Di akhir minggu ini saya ingin mengajak untuk melakukan Home Team Discussion (HTD) . Tiba-tiba, suami mengatakan, “ Nanti Biya futs...