Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Home based Education

Crochet Bucket Hat, Luaran Hobi Si Sulung yang Bermanfaat untuk Adik Bayi

Beberapa waktu yang lalu, si sulung  pengen bikin sesuatu  (lagi)  dari hobi merajutnya. Sependek ini, produk yang sudah ia hasilkan adalah tas selempang, bandana dan coaster (alas atau tatakan panas untuk gelas atau piring). Ummi mengusulkan agar ia membuat  topi yang bisa dikenakan  adik bayi. Lumayan kan nanti luarannya jadi b isa di pakai adik kenakan saat berkegiatan outdoor.  Si sulung (kami biasa memanggilnya „mba“)  setuju dan mulai berproses. Ia belajar merajut secara otodidak. Belum pernah ikut kelas, belajarnya dari video tutorial dan buku. Belakangan  ia menyampaikan bahwa  lebih suka menyimak video, karena penjelasannya berbarengan dengan visualisasinya. Jadi mba bisa sekaliyan praktik, terus kalau kurang pas, bisa langsung terdeteksi dan diperbaiki. Pertama bikin, hasilnya terlalu lebar di kepala adik. Dibongkar, diperkecil. Ternyata melengkung sebelum waktunya, jadi terlalu kecil. Dibongkar, coba lagi. Hingga kemudian didapat A...

Iduladha 1446 H dan Perjalanan Home Education

Sebagai muslim perantau, hari raya adalah momen spesial dalam perjalanan home education. Dengan kondisi anak pertama dan kedua sudah duduk di bangku sekolah, untuk mudik ke Indonesia tentu perlu menyesuaikan jadwal libur sekolah. Durasi libur hari raya yang relatif pendek kurang memungkinkan untuk menjadi momen mudik bagi kami sekeluarga. Sehingga hari raya kerap menjadi momen untuk belajar dengan cara merayakan hari besar bersama sesama umat muslim yang berasal dari berbagai belahan dunia. Di Iduladha tahun ini , anak-anak libur sekolah sejak H-1  hingga akhir pekan, sehingga terhitung empat hari mereka libur. Karena kondisi tersebut, k ami punya cukup waktu untuk mengobrol santai tentang persiapan Iduladha. Dimulai dengan rencana hadir buka puasa bersama di KBRI saat hari Arafah, mempersiapkan pakaian dan perlengkapan salat Id untuk keesokan harinya dan meminta anak-anak untuk segera tidur sepulang dari acara buka puasa. Di Abu Dhabi, tempat kami bermukim saat ini,  salat Id...

Perjalanan Belajar Ibu Menjelang Ujian Ausbildung di Masa Liburan Sekolah Anak

Pekan ini adalah Semesterferien atau libur semester bagi anak-anak. Pekan ini pula, adalah pekan terakhir persiapan Prüfung untukku. Kejutannya, bahwa ternyata Prüfung Fachgespräch yang tertanggal 17 Juni 2023 di undangan yang kudapatkan bulan lalu, salah ketik dan dikoreksi menjadi 17 Februari 2023, berselang satu hari setelah praktische Prüfung. Maka jadinya pekan depan ujianku jadi dua hari, bukan satu hari saja.   Kejutan ini baru kudapatkan di hari Senin lalu, berupa balasan e-mail dari WKW atas pertanyaanku di hari Jum‘at pekan lalu. Karena tadinya aku percaya saja bahwa ujian Fachgespräch-ku memang berlangsung di bulan Juni, sesuai yang tertulis. Tapi sejak Jum‘at lalu aku menanyakan jadwal ujian seorang teman dan ia menyampaikan bahwa jadwal ujian ia ada di tanggal 16 dan 17 Februari, perasaanku mulai ngga enak dan merasa perlu mengkonfirmasi tanggal ujianku ke WKW. Benar saja, salah ketik. Kaget? Pasti. Apalagi bisa dibilang perlu banyak persiapan untuk menghadapi Fachgesp...

Berkunjung ke Kandang Kuda Saat Mengikuti Program Bei den Trabrennpferden

Lagi-lagi ini merupakan program Wien Xtra yang kami ikuti di Sommerferien lalu. Berkunjung ke kandang kuda, memfasilitasi rasa penasaran anak-anak terhadap kuda. Nama programnya Bei den Trabrennpferden . Informasi kegiatannya kami dapatkan dari brosur bulanan Wien Xtra. Daftar dulu via tel epon  karena setiap termin memiliki kuota terbatas. Kemudian di hari H, datang di sebuah titik, kemudian pergi menuju lokasi bersama-sama. Mereka menerima pendaftaran berkelompok juga, bisa jadi salah satu alternatif lokasi tujuan program Ausflug  untuk anak-anak nih. Gambar 1. Trabrennpferde Kalau dari judul dan deskripsi yang kami baca di brosur, di program tersebut kami akan bisa berkunjung ke kandang kuda, memberi makan dan berkenalan dengan kuda-kuda. Tentu saja ini membuat mata si sulung berbinar. Sejak mencoba menunggang kuda di Prater beberapa waktu lalu, ia tertarik untuk berinteraksi dengan kuda. Dari sini lah perjalanan mencari program-program anak yang berkaitan dengan kuda pun b...

Berakhir Pekan di Masjid bersama TPA Masjid As-Salam WAPENA

Alhamdulillah, terlaksana sudah agenda TPA offline  perdana di akhir pekan kemarin. Agenda berjalan dengan lancar atas pertolongan Allah dan keterlibatan dari semua pihak. MasyaAllah tabarakallah... Pekan lalu, melihat grup tim TPA yang masih belum ada kabar apa-apa, aku mengobrol dengan suami, menyampaikan ide yang terlintas di kepalaku untuk mengadakan TPA offline, minimal untuk anak-anak kami sendiri dan untuk beberapa anak yang proses belajar mengaji kelompoknya via TPA online yang aku ampu. Gambar 1. Pengumuman undangan kegiatan Ide-ide memang kerap menari-nari melintas di pikiranku, apalagi jika berkaitan dengan pendidikan anak. Apakah ini yang dinamakan panggilan hidup? Entahlah. Yang jelas, aku terus bergerak untuk mencari dan mengasah misi hidup yang Allah sematkan padaku. Dan mungkin ini salah satu langkahnya. Maka saat suami menyatakan persetujuannya, aku bergegas membuat e-flyer  pengumuman pengadaan TPA offline. E-flyer pun tersebar. Pertanyaan berikutnya, seperti...

Empat Area Seru yang menjadi Wahana Belajar di Taman Bunga Blumengärten Hirschstetten

  Tidak setiap akhir pekan kami mengagendakan kegiatan di luar rumah. Tak jarang agenda akhir pekan berupa aktivitas di rumah saja. Mulai dari beres-beres rumah, masak bareng atau bahkan nonton film saja. Menyempatkan diri untuk tidur siang juga merupakan kemewahan yang kadang kami pilih untuk dijalani di akhir pekan. Kali ini saya akan berbagi cerita salah satu aktivitas akhir pekan beberapa waktu lalu di salah satu taman di kota Wina yang bernama Blumengärten Hirschstetten. Taman dengan luas 60.000 meter persegi ini terletak di distrik 22. Untuk masuk ke taman ini, pengunjung bisa melewati dua pintu, pintu pertama adalah di pintu selatan yaitu dari Quadenstraße 15, sedangkan pintu utara adalah dari Oberfeldgasse. Perjalanan dari rumah membutuhkan waktu sekitar lima puluh menit, menggunakan U4 lanjut U1 dan Straßenbahn 26 hingga Haltestelle Oberfeldgasse/Spargelfeldstraße dan masuk melalui pintu utara. Sesampainya di sana, kami disambut oleh kebun binatang kecil yang berisi bebera...

Catatan Belajar di Genuss Festival 2022 Wien

Alhamdulillah wasyukurillah, setelah melewati masa pandemi selama dua tahun, atas izin Allah keadaan berangsur-angsur membaik. Di kota Wina sendiri, festival-festival yang melibatkan banyak pihak dan bisa dihadiri oleh orang dalam jumlah banyak sudah mulai bisa digelar. Perpaduan kondisi yang mulai melonggar dengan hangatnya musim semi membuat warga amat antusias menyambut aneka festival yang diadakan oleh pemerintah. Salah satunya adalah Genuss Festival  yang berlangsung di tanggal 6 hingga 8 Mei 2022 lalu. Genuss Festival  merupakan acara festival kuliner dimana berbagai produsen bahan pangan dari segenap penjuru Austria hadir. Acara ini sendiri pertama kali kami peroleh infonya dari pengajar di sekolah. Beliau menghimbau kami untuk hadir di acara tersebut untuk mengenal dan mempelajari langsung aneka produk pangan lokal regional sendiri. Bagi teman-teman sekelas yang memang lahir di sini atau sudah puluhan tahun tinggal di sini, mungkin acara tersebut tidak begitu menarik p...

Pertemuan dengan Seorang Anak yang Jiwa Sosialnya Tinggi

Alhamdulillah, akhirnya bisa kembali menuangkan cerita di blog. Semoga cerita demi cerita yang akan kembali tertulis disini, Allah jaga dalam bingkai kebajikan sehingga bisa menjadi sebuah kebermanfaatan bagi yang menuliskan maupun yang membaca.  Bismillahhirrohmanirrohim… Kemarin sore, ada sebuah kejadian menarik saat saya menemani anak-anak bermain pasir di taman. Seperti biasa, saya duduk di pinggir bak pasir di dekat tempat anak-anak asyik bermain. Mentari Pagi dan Langit asyik bermain dengan peralatan yang mereka bawa. Ada jerigen air mini dan cetakan kastil dilengkapi empat sekop untuk mengeruk pasir. Di bak pasir itu ada beberapa anak yang juga bermain. Mayoritas dari mereka membawa peralatan bermainnya masing-masing. Hmm…ada seorang anak yang menarik perhatian saya. Dilihat dari postur tubuhnya, usia gadis kecil itu sekitar 6 hingga 7 tahun. Jika diamati dari gaya berpakaian ibunya, mereka berasal dari India. Dia menyapa akrab saya dan Mentari Pagi. Sapaan “H...

Munculnya Inisiatif di Sesi Makan

Mentari Pagi berusia 4 tahun, Langit berusia 1 tahun 4 bulan. Mengamati aktivitas mereka, ummi menjadi sadar bahwa sejatinya fitrah belajar memang sudah Allah installkan pada setiap diri manusia. Justru larangan dari orangtua dan lingkungan yang tanpa sadar mencederai fitrah tersebut sehingga anak-anak tumbuh menjadi pemuda pemudi yang apatis dan kurang peka pada lingkungan. Pemuda pemudi ini pernah peka, pernah berinisiatif, namun lingkungan menekan dan menghambat fitrah tersebut. Aah…ini menjadi bahan kontemplasi ummi… Hari ini kami belajar di sesi makan. Terinspirasi dari buku Totto Chan, pagi ini ummi menghadirkan sarapan dengan menu “makanan yang berasal dari laut dan pegunungan.” Ya, cah kangkung untuk makanan yang berasal dari pegunungan dan cumi-cumi untuk makanan yang berasal dari laut. Dan ini berhasil menggugah rasa penasaran Mentari Pagi dan membantu mereka makan dengan lahap.  Kejadian apa saja yang ummi temui di sesi makan ini?  Mentari Pagi da...