Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Catatan Kuliah

Catatan Belajar mengenai Urgensi Membangun Kepribadian Islami

Bismillahirrohmanirrohim… Pekan lalu saya mengikuti kajian Islam dengan topik “Urgensi Membangun Kepribadian Islami” Judul tersebut membuat saya merenungi diri. Sebenarnya, untuk apa kita membangun kepribadian Islami? Bukankah segala langkah yang diupayakan menuju ke arah tersebut adalah untuk keselamatan diri saya sendiri? Banyak hal yang disampaikan oleh Ustadzah membuat saya tertunduk malu. Forum-forum kajian seperti ini bagi saya merupakan salah satu kenikmatan fasilitas luar biasa yang Allah berikan pada kami yang saat ini tinggal di bumi Eropa, dimana agama Islam menjadi agama minoritas. Tak terdengar kumandang Adzan dalam keseharian, tak ada yang menganggap aneh jika kita makan dengan tangan kiri maupun dalam posisi berdiri, bahkan tak ada yang peduli saat kita berbuat maksiat. Maka saya sangat mensyukuri adanya kajian rutin ini yang bisa dijalankan di sini. Ustadzah menyampaikan bahwasanya ada tiga aspek yang perlu dibangun oleh seorang muslim, antara lain : 1.  ...

Mengambil Peran di Tengah Tantangan Diaspora, Bagaimana Caranya?

  Pada hari Senin, 18 Januari 2021 lalu, Ibu Profesional regional Efrimenia kedatangan tamu istimewa, tak lain adalah founder Ibu Profesional, bu Septi Peni Wulandani. Beliau hadir memenuhi undangan sebagai narasumber dalam acara Bincang Akrab Penghuni Efrimenia (Bakpia) dengan tajuk Mengambil Peran di Tengah Tantangan Diaspora. Acara ini diselenggarakan via Zoom dan dihadiri oleh member IP Efrimenia dari seluruh komponen. Bu Septi tidak memberikan materi khusus, beliau justru mendengarkan curhatan kami dan mengajak kami untuk menggali potensi diri dan menyusun langkah strategis ke depan baik dalam menjalankan peran diri secara umum maupun berkarya di kepengurusan IP Efrimenia. Dimulai dari pertanyaan, Apa tantangan yang kita hadapi? Sebagai ibu diaspora, tantangan yang kami hadapi memang beragam. Namun kami diajak mengklasifikasikannya ke dalam dua sisi. Yaitu sisi internal diri dan sisi eksternal diri. Sisi internal mencakup rasa minder, manajemen energi dan prioritas, ...

Catatan Belajar dari Acara Bedenkzeit : Rasa Syukur dan Pengaruhnya dalam Kehidupan

Masih dalam rangka merapikan catatan dari kelas belajar yang sudah diikuti. Setelah kemarin menulis  resume  mengenai menjaga kesehatan mental, kali ini adalah tentang rasa syukur dan pengaruhnya dalam kehidupan. Secara lengkapnya, acara  Bedenkzeit  kali ini mengangkat topik  „Herzenssache Dankbarkeit und ihre Auswirkungen auf mein Leben“.  Menulis  resume  acara ini sekaligus menjadi pengingat diri untuk menambah rasa syukur setiap saat. Sebelumnya, mau curhat dulu, perasaan setelah selama sepekan ini berlatih menulis tema tertentu (yang saya tentukan sendiri). Berlatih konsisten itu memang berat ya. Menghasilkan satu tulisan per hari itu ternyata tidak mudah, sekalipun sebelumnya saya sudah membuat jadwal tematik mengenai topik yang ditulis setiap harinya. Membuat  resume  acara di hari dimana acaranya sudah beberapa pekan berlalu ternyata juga cukup sulit, tidak selancar dan sesemangat jika menulis sesegera mungkin beberapa saat sete...

Perjalanan Mencari Kursus Bahasa Jerman Gratis yang dilengkapi Fasilitas Penitipan Anak di Kota Wina, Austria

Bismillahirrohmanirrohim… Sudah sejak lama, saya ingin menulis seputar perjalanan dalam mencari kursus bahasa Jerman. Namun masih terus tertunda, perlu mendahulukan prioritas lainnya mengingat alokasi waktu yang terbatas. Alhamdulillah kali ini Allah hadirkan kesempatan tersebut, saat di sini sedang libur Natal sehingga sekolah dan kursus bahasa Jerman juga sedang libur. Mengapa harus kursus bahasa Jerman? Harus? Ngga juga. Bergantung tingkat urgensi yang dirasakan setiap orang saat bermukim di rantau. Ada alasan yang bagi seseorang adalah hal yang penting banget, tapi buat orang lain biasa saja. Ada juga yang merasa alasan tersebut penting, namun memilih jalan lain untuk mencapai tujuan tersebut. Hal itu wajar dan ngga apa-apa. Poin utama menurut saya adalah, sebelum belajar sesuatu, penting bagi diri untuk menemukan strong why terlebih dahulu. Contoh kasus bagi saya, kenapa sih perlu belajar bahasa Jerman? Demi apa memilih melangkah   di upaya tersebut? Apapu...

Saat Kami Sekeluarga Belajar Family Branding di Acara Mini PERAK

Di bulan Mei lalu, Rumah Belajar Fun House Institut Ibu Profesional Bandung yang diinisiasi oleh keluarga Firdaus Ark melakukan launching perdana. Acara launching ini diisi dengan Mini PERAK yang dihadiri oleh belasan keluarga. Siapapun bisa menjadi peserta dengan satu syarat, hadir dengan formasi lengkap ayah, ibu dan anak-anak. Untuk itu acara sengaja diadakan di hari Minggu, supaya para bapak dan ibu yang bekerja di ranah publik bisa mengikuti tanpa harus mengambil cuti. Sebelum bertemu di hari H, panitia membuat sebuah grup WhatsApp sebagai media koordinasi peserta dan persiapan acara. Ya, acara Mini PERAK bukanlah sebuah seminar parenting satu arah dimana peserta cukup duduk manis mendengarkan. Kami para peserta, diberi kesempatan untuk mempersiapkan diri dan keluarga unjuk kebolehan di Pentas Ceria, menampilkan project keluarga dalam Family Expo , perkenalan kelurga dan sharing Ramadan Project . Untuk mengikuti acara inipun, kami tidak dikenakan biaya. Yup, 100% gratis! ...

Sharing Materi School for Homeschooling Facilitator dari Ai Santiani

Sharing School for Homeschooling Facilitator Ai Santiani Bagaimana cara membuat peta? Tahu tujuan Titik awal adalah posisi saat ini Peta/panduan Kompas/penunjuk arah Sebuah SISTEM terdiri dari INPUT dan OUTPUT. Dimana antara INPUT menuju OUTPUT membutuhkan PROSES, sedangkan dari OUTPUT ke INPUT merupakan feedback . Misal, dalam sebuah sistem bernama keluarga. Output merupakan harapan pada anak-anak, menjadi anak yang mandiri, sholeh, menebar manfaat dan kreatif. Sedangkan input yang dibutuhkan seperti orangtua, komunitas, lingkungan sekitar dan keluarga besar. #ODOPfor99days #day94

Sudah Produktifkah Hidup Saya? Merenungi Misi Hidup dan Produktivitas dalam Tugas 7 Matrikulasi Ibu Profesional

Mesa Dewi_IIP Bandung PROGRAM MATRIKULASI BATCH #1  [NHW#7] MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS Bunda, setelah di materi NHW#7 kita belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb : a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#6) b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE  DO HAVE” di bawah ini : 1. Kita ingin menjadi apa ? (BE) 2. Kita ingin melakukan apa ? (DO) 3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE) c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah: 1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose) 2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahunke depan ( strategic plan) 3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution) Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hany...

Belajar Home Education Anak Usia Dini dari keluarga teh Wiwik Wulansari

Rabu 20 April 2016 Resume sharing  Home Education Anak Usia Dini dari teh Wiwik Wulansari : Sebelum mengenal dunia parenting dan HE, saya punya pemikiran bahwa sejatinya pendidik pertama anak adalah orangtua. K arena yang saya tau dunia anak adalah dunia bermain dan momen membangun bonding, maka ketika anak pertama lahir, saya selalu berusaha menyediakan waktu untuk menyiapkan permainan dan bermain bersamanya. Lama-lama sejak usianya menginjak 1 tahun, saya buat lesson plan yang isinya jadwal bermain. Panduan membuat jadwal main ini berdasarkan stimulasi sesuai perkembangan usia anak 0-5 tahun dengan parameter: motorik kasar, motorik halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. (tabel stimulasi anak 0-5th bisa di download https://www.dropbox.com/…/Stimulasi%20anak%20usia%200-72%20… ) Kemudian untuk evaluasinya menggunakan KPSP (kuisioner pra skrining dan perkembangan) yaitu suatu alat yang digunakan untuk mengetahui perkembangan anak, normal atau ada pe...

Berkenalan dengan IndonesiaX, Sebuah Alternatif Media Belajar Online untuk Para Ibu Pembelajar

Ibu Pembelajar, Belajar Bisa Dimana Saja, Kapan Saja, Bersama Siapa Saja Bagi saya, menjadi ibu pembelajar di masa kini adalah sebuah kewajiban yang alhamdulillah dibarengi dengan berbagai kemudahan fasilitas. Dengan akses internet, seorang ibu yang aktivitasnya banyak didominasi oleh amanah domestik, dapat menggenggam informasi dari segala penjuru dunia. Kebutuhan belajar tetap terpenuhi meski bukan melalui jalur pendidikan formal. Dengan catatan, skeptik dan disiplin harus menjadi karakter kuat yang mendasari pembelajaran. Supaya tidak lupa waktu, lupa amanah dan akhirnya justru merasa banjir informasi hingga berujung kejenuhan. Maka sebelumnya, penting untuk mengidentifikasi ilmu apa saja yang kita perlukan, yang mendorong potensi kita untuk semakin muncul ke permukaan dan meningkatkan keterampilan kita dalam menjalankan profesi sebagai seorang ibu dan istri. IndonesiaX, Sebuah Media Belajar Masa Kini  Tampilan Halaman Utama Website IndonesiaX Awal Juni lalu, seorang ...