Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Minat Baca

Menuju Keluarga Literasi, Aliran Rasa Materi #5 Bunda Sayang

Tantangan 10 hari, game level #5 kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional berhasil kami lewati sebanyak 12 hari tantangan. Baru mencapai excellent, itu juga masih melompat-lompat. Belum bisa sampai ke outstanding performance, semoga tercapai di game level #6. Aamiin… Pengerjaan tantangan kali ini berhasil kami awali dengan berdiskusi sebelum beraksi. Mengapa saya katakan berhasil? Karena perencanaan merupakan sebuah hal penting yang sedang kami biasakan dalam keluarga kecil kami. Kondisi berjauhan yang sedang kami jalani sebagai sebuah project, membuat kami semakin memanfaatkan teknologi sebagai media komunikasi. Berdiskusi mengenai tantangan game level #5 di grup Griya Riset Hometeam. Sengaja membuat grup khusus meskipun sebenarnya diskusi bisa kami lakukan di chat personal, supaya terbahas dengan fokus dan memudahkan penelusuran masa depan. Diskusi dilanjutkan dengan membuat list dan mengumpulkan buku-buku bacaan pilihan kami masing-masing. Karena setiap anggota keluarga ...

Belajar tentang MPASI

Siang tadi, usai menemani om ke calon sekolah lanjutannya, kakak meminta untuk dibelikan jus buah. Padahal kesepakatan kami selama ramadhan adalah, kakak tidak makan dan minum di tempat umum. Maka mica tidak bisa mengabulkannya. Kakak sempat protes dan tetap meminta jus buah. Mica mencoba negosiasi dengan menawarkan membeli pepaya untuk di rumah. Kakak masih menolak. Kami pun mendekati gerobak penjualnya dan melihat ternyata gerobaknya masih tutup. Kakak menerima tawaran mica, membeli pepaya saja. Perjalanan pulang berlanjut dengan lancar. Karena baru saja membeli pepaya, maka siang tadi menu makan adik adalah puree pepaya. Mica mengupas dan memotong bersama kakak, kakak membantu membuang bijinya. Saat menghaluskan pepaya  kami berdialog, Kakak : Mi, pepayanya mau diapain? Mica : Dihaluskan, mau buat makan adik Kakak : Lho, pepaya kan manis mi. Adik belum boleh makan manis kan? Mica : Ah iya…benar. Adik memang belum boleh makan manis. Tapi rasa manis yang berasal...

Membaca dan Mencocokkan Gambar

Di usia 3 tahun, anak memang belum bisa membaca tulisan, tapi dia bisa belajar membaca gambar. Puzzle ini adalah salah satu amunisi yang bisa membuat kakak anteng selama ikut mica mengaji. Dia membaca gambar aneka profesi, membaca gambar aneka bahan dan peralatan yang digunakan masing-masing profesi, dan menghubungkan keduanya. Saya sengaja mengamati proses belajar kakak dengan media ini. Bagaimana dia merekam informasi yang saya jelaskan di awal penggunaan ini, bagaimana dia mencari hubungan antara gambar profesi dan gambar peralatan profesi. Saat puzzle ini saya berikan padanya, dia terdiam agak lama. Kemudia mulai menyusunnya satu persatu. Dimulai dari profesi-profesi yang favorit bagi dia. Kemudian dia mengambil gambar satu dengan yang lainnya, dilepas, ambil yang lain. Oh, ternyata dia sedang mencari hubungan dengan mencari kesamaan benda yang ada di gambar. Misal, profesi polisi, terlihat di gambar adalah seorang ibu dengan peluit terpasang di pakaian dinasnya. Maka kakak ...

Tokoh Buku Bacaan yang Serupa

Hari ini kakak memilih dibacakan buku “MasyaAllah, Ciptaan Allah yang Kecil tapi Ajaib” Buku ini berisi tentang makhluk hidup kecil ciptaan Allah yang membawa manfaat sangat besar. Buku ini dilengkapi dengan ilustrasi di setiap halaman, dengan tokohnya adalah seorang anak laki-laki berambut keriting. Buku ini baru kami beli menjelang ramadhan. Sengaja disiapkan sebagai amunisi belajar selama bulan ramadhan. Dan, baru hari ini dibuka segelnya dan kami baca. Setelah membaca beberapa halaman, kakak menyeletuk, “Ummi, masnya ini koq kayak yang di buku ya, buku apa ya?”. Ummi pun bingung, lupa buku mana dan tokoh siapa yang dimaksud. “Yang itu loh mi, yang pangeran. Pangeran Karim mi…” Owalah…ternyata kakak mengingat dan membandingkan, ada kemiripan tokoh di buku yang sedang dibaca, dengan buku yang sudah kakak miliki. Setelah mica pikir-pikir, iya ya, memang benar, serupa. Sama-sama anak kecil berambut keriting. Goresan karikaturnya pun ada kemiripan. Jadilah kami mencari buku ...

Mengisi Buku Aktivitas Ramadhan

Hari ini kakak dan adik ikut ummi mengaji. Artinya, ummi harus mempersiapkan diri, mengkondisikan agar kakak dan adik tetap merasa nyaman selama mengikuti aktivitas ummi dalam 2 jam ke depan. Perbekalan pun ummi siapkan. Beberapa buku cerita, buku aktivitas dan pulpen untuk kakak. Ummi tidak membawa makanan dan minuman, karena sedang bulan ramadhan. Apakah kak Raysa sudah berpuasa? Belum, tapi di usianya yang 3 tahun ini, dia belajar menghormati orang yang sedang berpuasa dengan cara tidak makan dan minum di luar rumah terlebih di hadapan orang lain. Saat akan berangkat mengaji, dia bertemu dengan teman sebaya, cucu dari guru kami mengaji. Mereka pun bermain bersama, berlarian di bagian belakang tempat mengaji. Tak berselang lama, teman kakak kedatangan tamu teman sekolahnya. Sesama laki-laki. Yang mana setelah itu, mereka berdua bermain mobil-mobilan bersama. Dan kakak, merasa tidak diajak. Kakak pun sedih, dia ingin bermain mobil-mobilan bersama duo lelaki itu. Tetapi sepe...

Antara Kakak dan Teman Baca

Sore tadi, saat kakak baru saja bangun dari tidur siangnya dan mica sedang memandikan adik, kak Aileen datang dengan membawa tas berisi mukena. Saat mica tanya ada apa, kak Aileen bercerita kalau tadi saat sholat berjamah di masjid dan bertemu kakak, kak Aileen berjanji untuk menghampiri kakak dan bersama-sama mendengarkan pengajian jelang buka puasa di masjid perumahan. Kakak yang awalnya kurang bagus moodnya, berubah menjadi lebih ceria. Dengan semangat, ia bergegas mandi dan menyiapkan diri untuk pergi ke masjid. Sembari menunggu kakak, kak Aileen mica tawarkan untuk membaca buku. Kak Aileen usianya sekitar tujuh tahun, menuju ke kelas 2 SD. Dan dia suka sekali membaca. Dalam beberapa kesempatan, mica sering menawarkan buku padanya dan dalam tempo singkat dia sudah asyik mengeja dan membaca buku-buku yang ada. Bagaimana dengan kakak? Dia sangat suka menempel ke kak Aileen untuk membaca bersama. Kakak memang belum bisa membaca, tapi dia ingin merasakan keasyikan yang s...

Sepucuk Kartu Ramadhan dari Padepokan Margosari

Siang kemarin suara pak pos mengagetkan kami. Ada sepucuk kertas yang mendarat. Sebuah kartu pos manis dari Salatiga, kiriman padepokan Margosari. Beberapa waktu lalu memang mba Ara meminta alamat-alamat keluarga perak, karena akan mengirimkan kartu pos – kartu pos kepada kami. Dan, kiriman itu kini sudah sampai di tempat tinggal kami. Kartu pos itu disambut kakak dengan mata berbinar. Maklum, ini pertama kalinya dia melihat dan memegang kartu pos. Maka, jadilah ini mini project dengan tema kartu pos. Dengan cepat dia bertanya, “Ini apa Mi?” “Dikirim sama pak pos? Kenapa?” “Ada gambarnya juga ya, kayak punya kakak yang gambar hello kitty…” Pernyataan terakhir ini membuat saya agak berpikir. Hooo….ternyata gambar yang kakak maksud adalah stempel berwarna merah yang dibubuhkan disamping tulisan. Kalau kata mba Ara di grup perak, cap merah itu sama fungsinya dengan tanda tangan. Bertulisankan Zheng Feng Ing, yang artinya Zheng adalah marganya, feng adalah lebah dan ...

Buku Apa Saja yang Akan Kami Baca?

Di hari kedua ini, kami melanjutkan tantangan dengan memilih buku-buku yang akan kami baca selama periode tantangan ini. Buku apa yang mica pilih? MPASI Perdana Cihuy! Mengingat adik yang sedag memulai MPASI ria. Sekaligus menyusun menu hariannya. Ihya’ ‘Ulumuddin. Kitab milik biya, yang mica baca sepotong-sepotong. Di ramadhan ini, harapannya bisa membaca kitab ini lebih banyak lagi Tarbiyatul Aulad. Ini kitab yang dipinjami guru mengaji. Sebenarnya buku ini sudah ada di rumah, sama-sama ditulis Abdullah Nashih Ulwan juga. Tapi beda penerbit dan sepertinya yang dipinjami ini jauh lebih dulu terbit. Beda generasi. Buku apa yang kakak pilih? Juz Amma Super Ayo Belajar Puasa Amazing seri cerita-cerita dalam Al Qur’an Diary Ramadhan Buku busa Haji. Kata kakak, ini buku untuk dibaca adik, hihi Lalu, bagaimana dengan biya? Saat family forum kemarin, biya punya target membaca jurnal-jurnal yang cukup banyak. Jurnal elektro, yang mica sama anak-a...

Diskusi Keluarga tentang Rencana Pohon Literasi

Setelah beberapa minggu jeda liburan tantangan, kali ini kami kembali mengakrabkan diri dengan tantangan 10 hari game level 5 kelas bunda sayang. Karena materi kali ini adalah tentang menstimulasi anak suka membaca, maka tantangannya tak jauh dari buku. Kami sekeluarga ditantang untuk membuat pohn literasi dan merimbunkannya dengan daun-daun judul buku. Hari pertama tantangan, kami mulai dengan family forum. Forum ini dilakukan di WhatsApp Group keluarga karena kami sedang tinggal berjauhan. Biya yang sedang sibuk dengan targetnya, mempercayakan teknis pembuatan pohon pada kami. Oke, pimpinan project adalah mica, sekaligus sebagai perencana dan dokumentator. Biya berperan memonitor dan kakak adik sebagai tim hore.  Apa yang kami lakukan dalam family forum? Mengobrol dan diskusi. Peran apa yang bisa diambil oleh biya, peran apa yang bisa dijalankan oleh mica dan peran apa yang mulai bisa ditunaikan anak-anak. Tujuan kami dalam proses ini adalah bagaimana menjalankan s...