Skip to main content

Posts

Mengulik Makna Rezeki

Menyelami Kebesaran Allah dari Buku Bacaan Kami

Saat Kakak Belajar Membaca Kondisi

Hari Ahad lalu, ummi, kakak dan adik bersiap mengikuti dzikir ma'tsurat di majlis ta'lim depan rumah. Sebelum berangkat, ummi dan kakak membuat kesepakatan. Ummi mengingatkan kakak bahwa forum dzikir adalah forum orang dewasa, yang mana membutuhkan konsentrasi dan terhindar dari kegaduhan. Artinya, saat kami siap masuk dan mengikutinya, kami akan taat aturan untuk anteng, dan tidak bersuara keras hingga memecah konsentrasi orang lain yang sedang berdzikir. Sampai di tempat dzikir, kami duduk. Tak lama, adik sudah mulai bergerak merangkak. Kakak mulai menggaruk-garuk badan karena kegerahan. Tapi dia menyampaikan ke ummi dengan suara berbisik. Kakak masih ingat bahwasanya tidak boleh membuat kegaduhan di tempat tersebut. Usai dzikir ma'tsurat, acara berlanjut dengan pelatihan Master of Ceremony yang diadakan Yayasan Khoirun Nisa'. Kebetulan hari itu adalah sesi kedua, yang mana peserta diberi kesempatan untuk praktik. Materi sudah narasumber berikan di sesi pertama...

Diskusi Keluarga tentang Proses Literasi

WhatsApp merupakan media andalan saat kami perlu berdiskusi keluarga mengenai suatu hal. Biasanya, bahasan-bahasan penting terkait keluarga, kami bahas di grup hometeam, termasuk materi #5 kelas Bunda Sayang, mengenai menumbuhkan kecintaan membaca. Kondisi Long Distance Marriage yang kami jalani sejak 9 bulan lalu, membuat kami berupaya mengoptimalkan penggunaan gadget untuk memenuhi kebutuhan komunikasi keluarga. Dan kemarin, tahapan literasi ini menjadi topik bahasan seru yang kami bahas via telfon, kemudian suami coba tuangkan ringkasannya pada gambar diatas.

Dia Melihat dan Meniru, Maka Sampaikan Teladan Terbaik Untuknya

Anak mungkin bisa salah mengerjakan instruksi. Namun dia tak pernah salah meng-copy. -Septi Peni Wulandani- Pesan ini terngiang kembali saat saya membersamai pembelajaran anak kemarin.  Kemarin, mica bersama anak-anak, juga adik dan ibu, memulai perjalanan mudik kami menggunakan alat transportasi kereta. Jadwal pemberangkatan kereta dari stasiun Jombang jam 12.04 WIB, waktu yang 'nanggung' untuk sholat Dhuhur di rumah. Maka, kami memutuskan untuk berangkat ke stasiun lebih awal supaya ada waktu untuk sholat Dhuhur di stasiun.  Karena perjalanan jauh, dari rumah kakak mica minta memakai sepatu. Dan kakak mencari kaos kaki. Katanya, kalau pakai sepatu, berarti pakai kaos kaki, kayak ummi. Okeee...dipahami. Memasuki pelataran masjid stasiun, mica mengajak kakak mengambil air wudhu. Karena tempat wudhu perempuan masih agak terbuka, kami wudhu di kamar mandi. Kaos kaki yang mica pakai, baru mica lepas saat kami sudah tak terlihat dari pandangan umum. Dan kakak m...

Naluri Kakak Beradik

Betapa Allah sampaikan banyak pembelajaran dalam setiap ruas garisNya. Menjelang 38 bulan usia kakak dan 7 bulan usia adik, saya terkekeh melihat tingkah polah mereka berdua.   Saat kakak membangun menara dari sekumpulan balok susun, adik datang menghampiri. Bagi adik, dia sedang menunjukkan besarnya keinginannya untuk terlibat keseruan bermain sang kakak. Namun bagi sang kakak, tangan mungil adik membuyarkan imajinasi dan meruntuhkan menara impiannya yang sudah dibangun dengan susah payah. Lontaran kekesalan kakak disambut adik dengan wajah tak bersalahnya. Saat adik memulai berMPASI, saya dudukkan dia di sebuah kursi makan. Memakaikan celemek makan dan bersiap menyuapkan makanan. Namun tiba-tiba terdengar permintaan dari kakak, “Ummi…kakak aja yang nyuapi adik ya…” Anggukan kepala saya disambut wajah sumringah sang kakak. Suapan demi suapan dia berikan ke adik. Sesekali dia bertanya ke saya, “Segini mi? Gini ya mi?” Dan adik, dengan lapang dada menerima suapan ci...

Hati yang Tertaut dengan Masjid

Hati yang Tertaut dengan Masjid Hari ini, hati saya tergelitik untuk menuliskan tentang ini setelah beberapa pertanyaan yang serupa menghampiri. “Mba, Raysa koq bisa anteng ya di masjid? Mengikuti gerakan sholat. Ngga bikin gaduh. Gimana cara melatihnya?” Laa haula walaa quwwata illa billah… Sesungguhnya, untuk menjawab saja saya tak sanggup. Karena tidak ada lain ini adalah bentuk karuniaNya semata. Nikmat Allah begitu dekat dan nyata. “Sebelum mengajak anak ke masjid, pahamkan mereka dulu dengan adab berada di masjid.” Begitu pesan seorang ahli parenting saat saya mengikuti kelas beliau. Apa saja adab di dalam masjid? Dalam buku prophetic parenting, dijabarkan adab-adab di dalam masjid yang antara lain adalah masuk masjid dengan tenang, meletakkan alas kaki pada tempatnya, permisi pada orang yang dilewatinya, tidak berlari-larian di dalam masjid, tidak mengganggu orang-orang dewasa, mendengarkan dan menyimak khutbah, belajar, sholat, tidak main-main dan sebagainya. I...