Skip to main content

Posts

TPA Tatap Muka Perdana di Masjid As-Salam Wapena, Apa saja Kegiatannya?

Bismillahhirrohmanirrohim... Alhamdulillah, senang sekali rasanya kegiatan TPA (Taman Pendidikan Al Qur‘an) Masjid As-Salam WAPENA (Warga Pengajian Austria) kembali bisa berlangsung secara  offline. Kalau dihitung-hitung, kegiatan TPA  offline di masjid   sempat jeda selama 2 tahun dua bulan. Hmm...apa saja ya yang berubah? Dulu sebelum pandemi, TPA offline  berlangsung bersamaan dengan kajian rutin Bapak/Ibu yang diadakan oleh WAPENA (Warga Pengajian Austria) setiap Ahad siang. Kali ini, kajian belum berjalan rutin, kalau terhitung selepas Idul Fitri, baru satu kali diadakan kajian rutin. Jadwal TPA pun belum bisa bersamaan dengan jadwal kajian rutin karena keterbatasan tempat. Ruangan di masjid yang dialokasikan untuk kegiatan TPA rencananya akan direnovasi dulu sehingga belum siap digunakan. TPA online yang berjalan saat pandemi terdiri dari beberapa sesi kegiatan. Ada sesi setoran kelompok ke guru pengajar masing-masing sehingga jadwalnya lebih fleksibel karena bisa disepakati oleh
Recent posts

Petik Stroberi di Ladang, Tanpa Harus Keluar Kota Wina

Salah satu aktivitas yang belum pernah kami lakukan selama tinggal di Wina adalah memetik stroberi di ladang. Beberapa waktu lalu sebelum pandemi, seorang teman pernah menceritakan pengalamannya memetik stroberi di ladang, yang lokasinya di luar kota Wina. Maka saat tiba musim stroberi dan kondisi sudah mulai berangsur-angsur membaik, saya kembali teringat alternatif kegiatan tersebut. Kapan musim stroberi berlangsung? Biasanya di bulan Mei hingga Juli. Namun untuk kesempatan petik sendiri di ladang, hanya dibuka di bulan Mei hingga pertengahan Juni saja.   Anak-anak suka buah beri-berian, terutama si sulung. Alhamdulillah jadi ramah kantong, karena buah-buahan tersebut merupakan buah lokal di sini. Yang harganya jauh lebih murah (apalagi pas promo ya  :D ) dibanding buah tropis seperti mangga, pepaya atau jambu biji. Jadi, • Mengapa tidak kita coba berkunjung ke ladang stroberi? Ide ini disambut baik oleh anak-anak. Maka, pertanyaan berikutnya adalah : • Apakah ada ladang stroberi di

Kejutan saat Lernzielkontrolle (Ujian Harian) Ausbildung

Alhamdulillah, akhirnya saya bisa kembali mengisi blog lagi dengan tulisan :). Rindu rasanya untuk bisa menulis seperti biasa, tapi kegiatan akhir-akhir ini membuat saya kesulitan untuk membuka laptop dan menyempatkan diri untuk menulis. Sibuk banget,  nih ? Ada apa gerangan?   Jadi ceritanya tengah pekan ini saya baru saja mengerjakan  Lernzielkontrolle  (LZK) atau semacam ujian, untuk pelajaran Buchhaltung atau akuntansi. Sebelum bercerita lebih lanjut, saya akan memaparkan dulu maksud dari Lernzielkontrolle atau yang biasa disingkat LZK. Jika diterjemahkan bebas ke dalam bahasa Indonesia, kurang lebih artinya adalah pengontrolan ketercapaian tujuan belajar. Bahan yang diujikan di dalam LZK biasanya mencakup bab-bab dari suatu mata pelajaran yang sudah dipelajari di kelas. Sebenarnya pengumuman mengenai  Lernzielkontrolle ini sudah dipaparkan sejak bulan lalu, tapi saat itu pengajar menyampaikan bahwa bahan ujiannya adalah satu tema saja yaitu seputar gaji. Materi tema ini memang bar

Refleksi Keberjalanan Hometeam saat Suami Istri Berkarya di Ranah Publik

Mengawali tulisan di bulan Juni 2022 ini, aku ingin melakukan refleksi diri terkait pelaksanaan peran di rumah seiring dengan bergantinya ritme di dua pekan terakhir Hal apa yang perlu diperbaiki? Manajemen waktu harian Rasanya agak kagok  saat kini kembali menyiapkan bekal makan siang untuk suami, setelah selama dua tahun lamanya vakum menyiapkan karena beliau bekerja dari rumah. Artinya, aku perlu bangun lebih pagi dari biasanya untuk mengerjakan rutinitas pagi termasuk menyiapkan sarapan dan makan siang di dalamnya. Kemudian, sekarang pulang dari sekolah, kurang memungkinkan lagi untuk belanja karena perlu segera menjemput anak-anak dari sekolah masing-masing. Jadi jadwal belanja perlu dimampatkan ke hari Senin dan Selasa, atau Jum‘at. Sebisa mungkin ngga dilakukan di hari Sabtu agar tidak mengurangi jatah family time yang udah minimalis itu, haha. Penyelesaian pekerjaan rumah tangga Nah, ini dia. Seiring dengan bertambahnya amanah pekerjaan suami, karena beliau harus mengerjakan di

Empat Area Seru yang menjadi Wahana Belajar di Taman Bunga Blumengärten Hirschstetten

  Tidak setiap akhir pekan kami mengagendakan kegiatan di luar rumah. Tak jarang agenda akhir pekan berupa aktivitas di rumah saja. Mulai dari beres-beres rumah, masak bareng atau bahkan nonton film saja. Menyempatkan diri untuk tidur siang juga merupakan kemewahan yang kadang kami pilih untuk dijalani di akhir pekan. Kali ini saya akan berbagi cerita salah satu aktivitas akhir pekan beberapa waktu lalu di salah satu taman di kota Wina yang bernama Blumengärten Hirschstetten. Taman dengan luas 60.000 meter persegi ini terletak di distrik 22. Untuk masuk ke taman ini, pengunjung bisa melewati dua pintu, pintu pertama adalah di pintu selatan yaitu dari Quadenstraße 15, sedangkan pintu utara adalah dari Oberfeldgasse. Perjalanan dari rumah membutuhkan waktu sekitar lima puluh menit, menggunakan U4 lanjut U1 dan Straßenbahn 26 hingga Haltestelle Oberfeldgasse/Spargelfeldstraße dan masuk melalui pintu utara. Sesampainya di sana, kami disambut oleh kebun binatang kecil yang berisi beberapa h

Catatan Belajar di Genuss Festival 2022 Wien

Alhamdulillah wasyukurillah, setelah melewati masa pandemi selama dua tahun, atas izin Allah keadaan berangsur-angsur membaik. Di kota Wina sendiri, festival-festival yang melibatkan banyak pihak dan bisa dihadiri oleh orang dalam jumlah banyak sudah mulai bisa digelar. Perpaduan kondisi yang mulai melonggar dengan hangatnya musim semi membuat warga amat antusias menyambut aneka festival yang diadakan oleh pemerintah. Salah satunya adalah Genuss Festival  yang berlangsung di tanggal 6 hingga 8 Mei 2022 lalu. Genuss Festival  merupakan acara festival kuliner dimana berbagai produsen bahan pangan dari segenap penjuru Austria hadir. Acara ini sendiri pertama kali kami peroleh infonya dari pengajar di sekolah. Beliau menghimbau kami untuk hadir di acara tersebut untuk mengenal dan mempelajari langsung aneka produk pangan lokal regional sendiri. Bagi teman-teman sekelas yang memang lahir di sini atau sudah puluhan tahun tinggal di sini, mungkin acara tersebut tidak begitu menarik perhatian

Menerapkan First Things First dalam Beraktivitas

Dalam kehidupan, tentu masing-masing dari kita memiliki peran yang beragam, juga aktivitas yang beraneka rupa. Pernahkah teman-teman merasa bahwa waktu dua puluh empat jam sehari itu terasa kurang? Saya pernah, bahkan mungkin sering. Seorang pernah menyampaikan, bahwasanya kewajiban yang kita emban memang lebih banyak daripada waktu yang tersedia. Maka, tak heran jika sebagai muslim, kita kerap diingatkan untuk berhati-hati dalam memanfaatkan waktu. Bagaimana agar setiap detik yang Allah pinjamkan ke kita, bisa kita manfaatkan dengan efektif dan efisien. Beberapa waktu belakangan, saya sedang belajar untuk mengelola waktu dalam kandang waktu pekanan. Saat melakukan evaluasi harian, saya merasa ada beberapa hal yang bisa dijadikan langkah perbaikan terkait manajemen diri dan manajemen waktu untuk diri saya sendiri. Bukankah di balik kesalahan yang terjadi, kita bisa mengambil pelajaran, jika kita mau? Karenanya, saya mencoba berikhtiar mengupayakannya. Poin pertama, tentukan fokus utama