Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2022

Tiga Fakta Menarik yang Kami Temukan di Kinderuni Wien 2022

Acara anak-anak memang selalu membuat saya berbinar dan antusias. Bahkan salah satu hal yang membuat saya bersemangat belajar bahasa Jerman di awal kedatangan kami di Wina dulu adalah agar saya bisa mengantar anak-anak mengikuti aneka ragam kegiatan anak di sini juga menyimak dan terlibat langsung di dalam kegiatan keluarga yang dibuat oleh pemerintah kota Wina dan pihak-pihak terkait. Dan di liburan musim panas ini, salah satu kegiatan yang si sulung ikuti adalah program Kinderuni Wien. Program apakah itu?   Gambar 1. Masuk ke kampus BOKU (University of Natural Resources and Life Sciences) Di setiap libur musim panas, anak-anak dengan rentang usia tujuh hingga dua belas tahun berkesempatan mengikuti program Kinderuni Wien. Melalui program ini, anak-anak berkesempatan masuk ke kampus, duduk di kelas dan mengenal bangku perkuliahan. Universitas-universitas di Wina, akan membuka beragam program menarik yang dikemas dalam bentuk seminar, lecture maupun workshop. Di tahun ini, anak-anak bi

Koppenbrüllerhöhle, Gua Sumber Mata Air di Kawasan Dachstein

Bismillahhirrohmanirrohim... Kemarin kami baru saja mengunjungi salah satu gua di kawasan Salzkammergut, yaitu gua Koppenbrüller (Koppenbrüllerhöhle).  Dari tempat kami menginap, kami berjalan kaki menuju Bahnhof (stasiun)   sekitar lima belas menit, kemudian membeli tiket kereta ÖBB menuju stasiun terdekat lokasi tujuan, yaitu  Bahnhof Obertraun Koppenbrüllerhöhle.  Dari Bahnhof,  perlu waktu berjalan kaki sekitar sepuluh menit menuju gerbang masuk, dan lima belas menit berjalan kaki lagi untuk menuju pintu gua. Meski cukup panjang, jalan kaki ini bisa dinikmati dengan santai karena sepanjang jalan kita dimanjakan oleh pesona pemandangan alam yang amat cantik. Gambar 1. Jalan menuju mulut gua Sesampainya di mulut gua, kami membeli tiket kemudian mengenakan jaket karena suhu di dalam gua berkisar enam derajat celcius. Pemandu membawa lampu  emergency berukuran kecil yang kemudian dibagikan ke anak-anak. Führung  atau panduan tidak berlangsung setiap saat, ada jadwal yang perlu diperhat

Barang Bawaan yang Perlu Disiapkan Saat akan Berlibur Sekeluarga

Bismillahhirrohmanirrohiim... Siapa yang tidak senang pergi berlibur? Semua orang tentu senang ya jika akan pergi berlibur. Namun sebelum berangkat, tentu ada banyak hal yang dipersiapkan. Mulai dari mmenabung, mengajukan cuti (jika dilakukan di hari aktif), merencanakan perjalanan, budgeting , hingga mempersiapkan barang bawaan. Kami memang tipe keluarga yang termasuk jarang bepergian keluar kota, karenanya kami belum bisa packing  barang bawaan dengan kilat dan mendadak. Agar memudahkan jika suatu saat pergi berlibur kembali, saya merasa perlu mengabadikan dokumen  packing list  kami kali ini.   Di kesempatan ini, kami mengikuti program liburan keluarga yang dibuat oleh pemerintah kota Wina melalui Wiener Jugenderholung.  Kami terbantu oleh packing list yang direkomendasikan oleh panitia. Setelah diadaptasi, berikut packing list yang kami buat : Dokumen dan uang : Izin tinggal Uang tunai, jaga-jaga jika tidak ada fasilitas mesin ATM di tempat wisata tersebut dan wahana serta toko di

Libur Telah Tiba, Saatnya Mengambil Jeda bersama Keluarga

Bismillahhirrohmanirrohim... Mulai kemarin, tanggal 25 Juli 2022, saya mendapat jatah libur Ausbildung selama dua pekan. Di sela padatnya kesibukan dalam menjalani Ausbildung,  masa liburan seolah menjadi hal yang teramat saya tunggu-tunggu. Rutinitas Ausbildung ini seakan membuat saya lebih memahami situasi ibu bekerja di ranah publik. Dulu, saat belum menjalani Ausbildung dan  full berkarya di ranah domestik, saya relatif bisa mengelola waktu saya dengan lebih fleksibel sekalipun tetap saja tidak santai. Target-target yang saya canangkan, berkejaran dengan waktu secara berimbang. Ausbildung yang saya ikuti merupakan pendidikan yang bertujuan agar para lulusannya memiliki kompetensi dan keterampilan khusus yang bisa digunakan untuk bekal produktivitas dalam bentuk bekerja di ranah publik. Artinya, ada kompetisi dengan pihak lain yang kelak akan dijalani seperti meniti karier pada umumnya. Untuk bisa berkompetisi, tentu peserta dituntut untuk bisa memenuhi standar kelulusan, baik itu s

Program Summer City Camps, Alternatif Kegiatan Anak di Masa Liburan Musim Panas

Bismillahhirrohmanirrohim... Di tulisan kali ini, saya ingin membagikan pengalaman kami, terutama si sulung, dalam mengikuti kegiatan Summercitycamps  di liburan musim panas tahun ini. Ini adalah musim panas pertama di mana si sulung mengikuti program Summercitycamps . Sebenarnya program  City Camps ada di setiap musim libur, mulai dari  Summer City Camps  (saat libur musim panas) selama sekitar dua bulan, Wiener Herbst Camps (saat libur musim gugur) selama satu pekan, Winter City Camps  (saat musim dingin) selama satu pekan, dan Wiener Frühlings Camps  (saat musim semi) selama satu pekan. Libur sekolah di sini memang cukup sering ya, minimal setiap pergantian musim selalu ada libur satu pekan.  Tak heran jika nama-nama programnya pun berbeda-beda sesuai dengan musim yang sedang bergulir. Supaya ceritanya mengalir dengan lebih fokus, saya tulis dengan membubuhkan pertanyaan-pertanyaan sebagai awalan ya. Gambar 1. Bendera penanda program yang dipasang di depan pintu gerbang Program Apak

Lima Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mengupayakan Pertemuan yang Efektif

Sejak awal Juli lalu, Sommerferien  atau liburan musim panas di Wina dimulai. Anak -anak libur sekolah selama dua bulan, lebih bahkan, sampai awal September nanti. Selama dua bulan tersebut, saya pribadi memiliki jatah libur dua pekan. Selebihnya, tetap masuk Ausbildung seperti biasa. Karena mode lingkungan adalah masa liburan, meski kami beraktivitas seperti biasa (yang artinya yaitu, suami tetap studi dan bekerja, saya tetap masuk Ausbildung , si sulung mengikuti kegiatan Summercitycamps, pemuda kecil tetap berangkat ke Kindergarten ), namun ritme kami juga turut lebih santai. Kami mengupayakan bisa family time  di akhir pekan, mengikuti beberapa acara anak yang banyak diadakan oleh pemerintah dalam rangka mengisi masa liburan, juga besilaturahmi dengan teman-teman sesama warga Indonesia. Kondisi ini justru mengajarkan saya untuk belajar menjalani kehidupan dengan seimbang. Memberi porsi untuk setiap kegiatan sesuai takaran prioritasnya. Terkait dengan agenda bertemu dengan teman-tem

Dari Mana Kita Bisa Memperoleh Informasi yang Terpercaya?

Bismillahhirrohmanirrohim... Jumuah Mubarak! Alhamdulillah, bersyukur sekali di hari menjelang akhir pekan ini, bisa kembali menyapa pembaca blog Griya Riset dengan sebuah tulisan baru. Di tulisan kali ini saya ingin bercerita mengenai kontemplasi diri saya terkait arus informasi yang saat ini berseliweran di hadapan. Dimulai dari suatu waktu, saat saya mengobrol sebuah topik bersama anak-anak, si sulung menyeletuk, „Ummi, informasi-informasi yang kita dapat dari internet ngga semuanya benar, bukan?“ Sekejap saya kaget dengan kata-kata yang terlontar darinya itu, tapi kemudian saya segera mengangguk. Saya tersadar, di usia si sulung yang sudah genap delapan tahun, dengan hobi membaca yang ia tekuni, dengan aneka aktivitas yang ia lakukan baik di sekolah maupun luar sekolah, dengan interaksinya dengan banyak kalangan, dengan jatah screentime yang anak-anak miliki khusus di hari Jum‘at, tentu mengantarkannya untuk mendapatkan banyak  input.  Sehingga penting untuk membangun kebiasaan unt