Skip to main content

Posts

Showing posts from 2021

Pulang ke Tanah Air dalam Situasi Pandemi COVID-19, Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan?

Bismillahhirrohmanirrohim… Atas izin Allah, menjelang akhir tahun 2021 ini saya berkesempatan pulang ke Indonesia. Namun kesempatan ini pun beriringan dengan info terbaru seputar masa karantina bagi pendatang dari luar negeri yang saat ini menjadi sepuluh hari. Masa libur yang saya miliki hanya tiga pekan, jika dipotong sepuluh hari, maka tersisa waktu sepuluh hari. Bismillah, semoga bisa memanfaatkan waktu sepuluh hari tersebut dengan optimal. Karena ini kondisi yang tidak biasa dan saya kurang mengikuti update informasi terkini seputar hal ini, maka langkah pertama yang saya perlu diambil adalah mencari referensi. Untuk mendapatkan informasi terkini, dan akurat, saya menghubungi dua orang teman yang baru saja pulang ke Indonesia. Dari beliau berdua, saya dipaparkan apa saja yang perlu dipersiapkan dan bagaimana urutannya. Cukup banyak memang, namun bisa dikerjakan satu persatu. Dimulai dengan mencari tiket penerbangan dan hotel tempat karantina. Banyak berita yang beredar bahw

Laporan Pertanggungjawaban Tim TPA Masjid As-Salam WAPENA Wina, Austria 2018-2020

Bismillahirrohmanirrohim… Menjelang akhir pekan, saya menyusun laporan pertanggungjawaban kegiatan TPA Masjid As-Salam WAPENA yang sudah berjalan sejak Oktober 2018 hingga Maret 2021. Alhamdulillah wasyukurillah Allah tuntun setiap langkah dalam kebersamaan sebuah tim. Sebagai dokumentasi, laporan tersebut saya simpan juga di postingan blog berikut.     LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN TPA MASJID AS-SALAM WAPENA PERIODE 2018-2020   VISI : Bersama-sama bergerak menjalankan pendidikan Islam untuk anak muslim Indonesia di Austria menuju generasi Qur’ani yang cerdas dan berakhlak mulia MISI : Mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur'an kepada santri/anak-anak Indonesia di Austria Menanamkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kepada santri Menanamkan akhlak Islami kepada santri Menjalin ukhuwah islamiyah SUSUNAN KEPENGURUSAN Pembina                    : Bu Ning Ketua                         : Mesa Dewi Puspita Bendahara                 : Ramlina Ram

Strategi Berdamai dengan Tantangan Zona Waktu ala HIMA Efrimenia

Hari ini alhamdulillah terlaksana juga sesi bagi-bagi sertifikat apresiasi untuk para member Himpunan Mahasiswa (HIMA) Institut Ibu Profesional Efrimenia. Sertifikat yang dibagikan cukup banyak, kurang lebih sebanyak agenda apa saja yang sudah dijalankan oleh HIMA sepanjang tahun 2020 dan tiga bulan pertama di tahun 2021 ini. Mengapa menumpuk? Karena itulah keunikan regional ini, bagi saya. Tumpukan sertifikat itu adalah bukti konkret kami berdamai dengan tantangan keunikan regional. Oh iya, bagi yang belum tahu apa itu regional Efrimenia, wajar. Efrimenia sebenarnya merupakan sebuah singkatan dari nama empat benua yang tercakup di dalamnya. Yaitu Eropa, Afrika, Amerika dan Oseania. Ya, member regional ini tersebar di empat benua, dengan zona waktu yang berbeda. Amat jauh terpaut zona waktunya, dari ujung ke ujung, haha. Kondisi unik ini tentu berdampak pada kecepatan koordinasi kami baik sebagai pengurus maupun member. Saat menerima informasi dari tim pusat, kami kerap ketinggalan

Ulasan Buku Anak Berbahasa Jerman berjudul “Sicher mit U-Bahn, Bim und Bus!”

Bismillahhirrohmanirrohim... Saya sedang belajar merutinkan kembali kebiasaan menulis ulasan sebuah buku usai membaca atau membacakannya untuk anak-anak. Tujuannya adalah untuk mendokumentasikan proses belajar yang dijalankan sekaligus menguatkan pemahaman diri terhadap isi bacaan tersebut. Buku anak ini (lagi-lagi) kami pinjam dari perpustakaan kota. Ya, kami rutin meminjam buku setiap pekan untuk amunisi belajar di rumah. Karena kami merasakan bahwa fasilitas perpustakaan di negara ini sangat mewah sehingga selama di sini kami ingin memanfaatkannya dengan optimal. Terlebih dalam dua tahun belakangan ini, saat saya muai intensif belajar bahasa Jerman juga anak-anak sudah masuk Kindergarten dan Volksschule , kebiasaan membaca buku ini sangat membantu kami melancarkan keterampilan berbahasa Jerman. Buku ini ditulis oleh tiga penulis, yaitu Silja Topfstedt, Martina Brandstätter dan Angelika Jaklin. Sedangkan ilustratornya adalah Cesare Asaro. Begitu membuka halaman pertama dari buk

Kajian Teks Sederhana dari Buku Anak berjudul “Huda bekommt ein Brüderchen“

Bismillahhirrohmanirrohim… Pasca mengikuti Training of Trainer Read Aloud beberapa bulan lalu, saya jadi belajar untuk membuat sebuah kajian teks sederhana dari sebuah buku yang dibacakan untuk anak. Maka kali ini saya mencoba untuk mempraktikkannya. Judul : Huda bekommt ein Brüderchen Penulis : Suleman Taufiq Ilustrator : Eva Spanjardt Tema : Genre : Tokoh (karakter) : Huda, seorang anak perempuan berusia lima tahun Letak (setting) / latar tempat : rumah, rumah sakit Latar waktu : pagi, siang, sore, malam hari Alur : Awal Huda akan memiliki seorang adik laki-laki. Karenanya kakek dan nenek datang dari Damaskus agar bisa membantu ayah dan bunda beradaptasi dengan kondisi baru di rumah. Keesokan harinya, ayah dan Huda menjemput bunda dan adik bayi dari rumah sakit. Nenek menyiapkan tatanan rumah untuk menyambut kedatangan bunda dan Saad, sang adik bayi, menyemprotkan pengharum ruangan yang beda dari biasanya, menaburkan garam di sekeliling rumah dan memberikan sebuah batu untuk Saad yan

Inspirasi dari Lima Perempuan yang Bergabung dengan Program Komunitas Perempuan di Berbagai Negara

Bismilahhirrohmanirrohim... Kali ini saya ingin menuliskan seputar acara yang baru saja Himpunan Mahasiswa (HIMA) Institut Ibu Profesional Efrimenia (Eropa, Afrika, Amerika dan Oseania) selenggarakan berkenaan dengan Hari Perempuan Internasional di tanggal 8 Maret 2021 lalu. Sebenarnya bukan baru saja ya, mengingat acaranya sudah sebelas hari yang lalu. Namun tak apa, karena memang baru sekarang saya bisa mendokumentasikannya. Mendokumentasikan proses belajar adalah hal penting bagi saya sebagai salah satu ikhtiar untuk mengikat ilmu. Himpunan Mahasiswa (HIMA) Institut Ibu Profesional Efrimenia merupakan wadah berkumpul para member Ibu Profesional yang memilih belajar di komponen Institut dengan mengikuti kelas belajar berjenjang mulai dari kelas Matrikulasi, Bunda Sayang, Bunda Cekatan hingga Bunda Shalihah. Jadi, member HIMA adalah member aktif dari kelas belajar yang beragam. Nah, HIMA menyediakan beragam ruang berbagi dan aktualisasi diri bagi para member karena kami meyakini b

Peluncuran Literaksi Tematik dan Selebrasi Cluster Meraki

  Bismillahirrohmanirrohim… Alhamdulillah Allah takdirkan untuk sampai di titik ini, di jurnal kedelapan belas selama mengikuti pembelajaran di kelas Bunda Produktif. MasyaAllah tabarakallah… Pekan ini aktivitas bersama kami di  Co-Housing  adalah  launching  karya kami,  Project Passion  Literaksi Tematik yang diawali dengan  Facebook live  bersama ibu pimpinan  project , mba Sari Juwita didampingi oleh mba Saraswati dan mba Dela Criesmayanti yang mengangkat topik “Bagaimana Cara Mengenalkan Emosi pada Anak melalui Membaca Nyaring?” dilanjutkan dengan pelatihan  Read Aloud  dimana saya mendapatkan kepercayaan amanah dari teman-teman  Co-Housing  untuk menjadi narasumber pelatihan tersebut. Saya bersyukur dan amat berterimakasih pada  leader  dan teman-teman  Co-Housing  yang member kesempatan berbagi sekaligus bersedia memahami tantangan perbedaan waktu dan kegiatan  offline  saya di sini yang sedang mengikuti kelas intensif kursus bahasa Jerman B2 setiap jam 8-11 CET selama  weekdays

Momen Refleksi Seorang Bunda (menuju) Produktif

Bismillahirrohmanirrohim… Refleksi saya adalah bahwasanya kelas Bunda Produktif ini sangat identik dengan kerja kelompok. Untuk sukses melaluinya, setiap Hexagonia perlu memiliki sikap proaktif, inisiatif, dan project ownership yang tinggi sebagai kunci sukses dalam membangun kota bersama-sama. STOP Proses apa saja yang selama ini tidak bekerja untuk project passion kita? Apa saja yang harus kita “stop” dan tidak dikerjakan lagi, apabila project passion ini akan berlanjut? Alur kerja yang tidak end to end. Analisa pribadi diri : Penyebab bisa tidak terjadi end to end salah satunya adalah karena tsunami informasi yang terjadi di WAG koordinasi Co-Housing . Jika saya amati, dalam satu hari saja bisa beragam bahasan berseliweran. Mulai dari pengumuman jadwal live, umpan bahan diskusi seputar project passion, hingga bahasan tugas jurnal yang perlu dikerjakan berkelompok. Padahal jam daring seorang ibu sangat terbatas dengan jadwal yang berbeda-beda antara satu ibu dengan ibu