Sunday, 5 March 2017

Karena Segala Sesuatu Ada Tempatnya

Tujuh hari tantangan kemandirian terlewati sudah. Latihan kemandirian berupa makan mandiri, terlewati dengan cukup baik. Di hari kedelapan ini, kami mencoba beralih ke bentuk kemandirian yang lain, yaitu meletakkan barang di tempatnya.
Diawali dengan membaca salah satu buku dari paket buku “7 Kebiasaan Anak Bahagia”. Di dalam buku ini ada cerita mengenai Jumper yang kesulitan mencari sepatu di rumahnya, karena rumahnya sangat berantakan. Sebagai teman yang baik, Goop si Beruang membantunya mencari sepatu sekaligus menata rumah Jumper. Goop teringat nasihat ayahnya, “Berikan tempat untuk segala sesuatu dan segala sesuatu ada tempatnya”. Kata-kata ini menarik bagi Ummica! Meski bisa jadi masih terlalu kompleks bagi kakak untuk mencernanya, tapi dari sini Mica justru mendapat ide untuk latihan kemandirian kakak.
Maka, jadilah hari ini kami memberikan tempat untuk segala sesuatu, terutama yang berhubungan dengan barang-barang milik kakak. Selain itu, kami juga menata barang yang telah kami gunakan, ke tempatnya. Seperti siang tadi, saat kami usai keluar rumah, maka kami berlomba #YangPalingRapi mengembalikan sandal ke tempatnya dan menatanya. Kakak yang sedang berada di fase egosentris, sangat senang jika berhasil menang dari Mica. Dan inilah hasil kerja kakak :



Cukup rapi, yeaaay! Lebih dari itu, bahagia rasanya jika melihat binar bahagia di mata bulatnya dalam melakukan tantangan kemandirian. Ya, dia melakukannya dengan bahagia. Bukan sebagai beban yang memberatkannya.

#hari8


0 comments:

Post a Comment