Skip to main content

Posts

Strategi dalam Berbenah, Supaya Tak Menjadi Basa-Basi Tanpa Aksi

Setelah menerima materi pekan ketiga Shokyuu di kelas intensif KonMari, kami diberi tugas kedua berupa mendetilkan apa yang sudah kami tuliskan di tugas pertama. Poin pertama adalah mengenai upaya apa saja yang saya lakukan untuk konsisten dalam menjaga pola pikir. Hmm…saya tertunduk malu. Di hasil asesmen Talents Mapping saya, bakat consistency memiliki warna abu-abu. Namun ini tak bisa menjadi alasan bagi saya untuk tidak menjaga konsistensi. Yang harus saya lakukan adalah mengkolaborasikan bakat-bakat kuat saya supaya bisa konsisten menjaga pola pikir.  Aha! Bakat discipline dan responsibility  saya tinggi, didukung dengan bakat focus dan futuristic yang cukup kuat. Kolaborasi keempat bakat ini bisa membantu saya dalam menjaga konsistensi, dengan penjabaran sebagai berikut : Saya perlu membuat perencanaan dengan detil, rapi dan terstruktur dengan bakat discipline   dan futuristic saya Saya perlu membuat tempelan-tempelan pengingat baik berupa tulisa...

Memahami Modalitas Belajar dan Cara Otak Mengolah Informasi

Memahami gaya belajar anak itu penting, agar bisa dapat memfasilitasi dan menstimulasi dengan tepat. Namun setelahnya, kita tidak perlu melabeli anak dengan sebuah gaya belajar. Karena gaya belajar seseorang juga relatif. Apa maksudnya? Ya, awalnya saya menganggap bahwa gaya belajar adalah sebuah karakter paten yang dimiliki seseorang dan tidak berubah-ubah. Namun ternyata, gaya belajar berkaitan erat dengan modalitas belajar seseorang. Modalitas belajar auditori mengakses segala macam bunyi, suara, musik, nada, irama, cerita. Modalitas visual mengakses citra visual, warna, gambar, catatan, tabel diagram, grafik dan peta pikiran. Modalitas kinestetik mengakses segala jenis gerak, aktifitas tubuh, emosi dan koordinasi. Manusia dilengkapi indra yang berkaitan dengan ketiga modalitas diatas, artinya setiap manusia memiliki ketiga modalitas belajar dengan prosentase yang berbeda-beda. Modalitas belajar dengan prosentase terbesarlah yang paling mudah terlihat. Dengan mengetahui...

IndonesiaX, Belajar secara Mandiri dari Para Pengajar Berpengalaman

Pernah ikut kuliahnya Coursera  ? Nah, kurang lebih IndonesiaX seperti itu, versi Indonesianya ya. Dengan membuka website dan registrasi di dalamnya, kita bisa memilih dan mengikuti perkuliahan online   yang diselenggarakan sesuai jadwalnya masing-masing.  Apa asyiknya? Bukannya ilmu sekarang udah bertebaran dimana-mana ya? Tinggal cari materinya, lalu baca, tuntas deh sekali buka.  Iya, betul. Dan ini adalah pilihan masing-masing orang. Disesuaikan dengan tipikal dan gaya belajar setiap orang ya. Keunggulan perkuliahan di IndonesiaX adalah kita bisa belajar secara utuh, bertahap dan disampaikan langsung oleh ahlinya. Materi yang disampaikan bisa dipertanggungjawabkan keakuratannya. Memahami sebuah materi secara utuh juga membantu kita lebih bijak dalam beropini, dan ini amat krusial bagi saya.  Setiap minggu akan ada jadwal penerimaan materi dan kuis. Kuisnya ini cukup sulit loh. Bisa jadi kita merasa mudah di awal, karena soalnya berupa pil...

Saat Balita Belajar melalui Youtube

Pagi tadi saat saya sedang melipat baju bersama kakak, kami membahas mengenai sekolah. Lalu obrolan berlanjut dengan cerita kakak mengenai dua anak yang sedang bersiap sekolah lalu diganggu oleh setan sehingga malas berangkat sekolah. Kemudian ibunya datang, mengingatkan mereka supaya berdoa. Setelah berdoa, setan pergi dan mereka pun berangkat sekolah dengan semangat.  Saya menebak-nebak, darimana Mentari Pagi belajar hal baik ini. Karena sepanjang saya membersamainya, saya belum bertemu dengan cerita diatas. Ternyata cerita itu dia simak di Youtube. Segera saya mengajaknya untuk menyimak ulang. Channel yang dia temukan ini saya simpan dan memilih untuk berlangganan. Karena channel tersebut memuat pesan positif dan sarat edukasi. Penyajiannya pun sederhana dan konkrit sehingga mudah dipahami anak-anak. Dengan dua tokoh anak kecil berpakaian muslim. Belajar melalui video di Youtube  ternyata menyenangkan selama sistem kontrol dijalankan dengan baik. 

Benarkah dengan KonMari, Berbenah Cukup Sekali Saja? Melalui Kelas Intensif KonMari Indonesia, Saya Ingin Menjadi Bukti.

Mengikuti kelas intensif KonMari adalah salah satu ikhtiar menggapai impian saya dalam berbenah. Ya, berbenah adalah sebuah tantangan yang tak kunjung selesai bagi saya. Siapa yang tidak suka melihat ruangan tertata rapi nan apik? Saya yakin, mayoritas orang pasti menyukai dan mendambakannya. Hanya saja dengan level yang berbeda. Ada orang yang sangat menyukai kerapian, hingga jika tatanan berubah sedikit maka akan mempengaruhi emosinya. Ada orang yang menyukai kerapian, namun jika kondisi berantakanpun tak begitu berpengaruh padanya. Nah, saya tipikal orang yang kedua. Kondisi bersih, rapi dan tertata apik tentu saya idamkan. Namun jika belum bisa tercapai pun, tidak menjadi masalah bagi saya.  Yang menjadi masalah bagi saya adalah saat saya membutuhkan sebuah benda, namun saya sulit mendapatkannya karena tidak tahu letaknya dimana. Akar permasalahan ini adalah saya tidak mengalokasikan tempat khusus untuk benda-benda tersebut. Kemudian, banyak benda yang menghuni rumah d...

Lewat Aplikasi WhatsApp, Mentari Pagi Sampaikan Kerinduannya pada Abiya

WhatsApp  tentu aplikasi berkirim pesan yang sudah akrab di gawai kita. Aplikasi ini memang sangat membantu dalam berkomunikasi. Fitur membuat dan mengundang orang lain dalam grup amat membantu kita untuk belajar dan berkoneksi. Tapi, bagaimana WhatsApp di tangan balita berusia 4 tahun? Bukan tanpa alasan putri sulung saya, Mentari Pagi, menggunakan WhatsApp. Aplikasi ini dia gunakan untuk menghubungi abinya sejak abinya berangkat ke Austria. Perbedaan waktu Indonesia dan Austria adalah 6 jam. Jam online   saya dan suamipun berbeda, maka kami perlu mencari strategi untuk memudahkan komunikasi anak-anak dengan abinya. Bagaimana caranya melalui WhatsApp  ? Melakukan Video Call Video Call menjadi agenda wajib harian kami. Biasanya kami lakukan di siang hari menjelang Dhuhur, dimana abinya disana baru saja beranjak dari tidur malamnya.  Berkirim Voice Note Seringkali Mentari Pagi ingin bercerita pada abinya. Membagi cerita tentang apa yang dia alami,...