dokumen pribadi Ada hari-hari ketika suara yang paling sering kudengar adalah bunyi mesin pendingin ruangan, tangisan bayi hingga langkah kakiku sendiri. Padahal sebelumnya, nyaris setiap hari aku berkegiatan di luar rumah dan bertemu dengan banyak orang. Aku sempat merasa sepi, tapi apakah aku benar-benar kesepian? Kami sekeluarga berpindah dari Austria ke Abu Dhabi saat kehamilanku memasuki usia empat bulan. Kala itu baik di Austria maupun Abu Dhabi sedang berada di musim dingin. Meskipun sama-sama musim dingin, perubahan cuacanya tetap saja terasa ekstrem. Dari yang 7-10 derajat celcius ke 20-25 derajat celcius. Musim dingin tapi gerah? Selamat datang di Timur Tengah! :) Layaknya orang kebanyakan, kepindahan domisili berlanjut dengan fase adaptasi di lingkungan baru. Mulai dari mengurus dokumen-dokumen pribadi, kesehatan, barang-barang hingga urusan sekolah anak-anak. Kami juga segera mencari dokter kandungan untuk memeriksa kondisi kehamilan. Aku pun mengikuti prenatal ...
Marhaban ya Ramadan... Alhamdulillah Allah pertemukan kita kembali dengan bulan penuh rahmat dan ampunan dalam kondisi sehat wal‘afiat. Di Uni Emirat Arab, tempat kami berdomisili saat ini, tanggal 1 Ramadan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Satu hari lebih awal jika dibandingkan dengan keluarga besar kami di Indonesia dan kerabat di Wina, Austria. Anak-anak menyambut Ramadan dengan suka cita, alhamdulillah. Kami bersama-sama membuat dekorasi Ramadan. Jika dulu ide dan eksekusi sepenuhnya dari saya, sekarang anak-anak sudah memiliki preferensi dan permintaan. Tentu saja hal tersebut kami sambut dengan baik. Ide-ide mas dan mba kami eksekusi bersama. Lucunya saat memulai diskusi persiapan Ramadan, mas dan mba excited membayangkan menu-menu spesial yang hadir di meja makan selama bulan Ramadan, terutama takjil. Meski sebenarnya ngga spesial-spesial banget juga, hahaha. Nampaknya karena es dan camilan yang kami sajikan sebagai takjil tersebut hanya kami buat saat momentum Rama...