Wednesday, 27 September 2017

Jangan Beli Lagi, Pinjam Saja Dulu

Ini adalah buah kontemplasi ummi hari ini. Tantangan cerdas finansial untuk diri sendiri. Ada banyak buku bertebaran dan seolah melambai-lambai menawarkan diri untuk dibeli. Baiklah, mari merenung sejenak untuk menentukan sikap.

Ummi, masih ada beberapa buku baru yang belum ummi baca. Bagaimana kalau ummi habiskan dulu buku yang ada, baru kemudian membeli boleh membeli buku baru?

Ummi, apakah ummi sudah mengamalkan ilmu yang ummi dapatkan? Bagaimana jika fokus ummi ke hal tersebut dulu?

Ummi, apakah ummi benar-benar butuh buku tersebut? Apa urgensi buku itu untuk dibeli saat ini?

Usaha ummi menjawab tiga pertanyaan diatas, alhamdulillah bisa membuat diri mengurungkan niat untuk membeli buku baru. Terlebih saat ummi menanyakan isi sebuah buku pada teman yang sudah memilikinya, dia menjawab “Pinjam aku saja dulu, nanti baru dipertimbangkan perlu punya atau tidak.”

Sebenarnya meminjam buku ini adalah langkah yang sudah kami lakukan namun baru untuk buku anak-anak. Kami meminjam buku anak dari sebuah taman baca. Untuk buku-buku kebutuhan ummi, masih jarang taman baca yang menyediakan.

Dan untuk membeli buku, selain alokasi dana bulanan, kecepatan baca juga menjadi bahan pertimbangan. Jumlah buku yang dibeli mengacu pada jumlah buku yang berhasil dituntaskan dalam bulan sebelumnya.

Ah, tawaran teman menjadi solusi konkrit bagi ummi saat ini. Ummi pun menyambutnya gembira.




0 comments:

Post a Comment