Friday, 13 May 2016

Tugas 1 Program Matrikulasi Ibu Profesional : Checklist Indikator Perempuan Profesional

Melanjutkan materi 1 Program Matrikulasi Institut Ibu Profesional dengan topik Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga yang sudah berlangsung Senin lalu,  masing-masing peserta diminta untuk mengerjakan nice homework untuk mematangkan pemahaman sekaligus memudahkan pengimplementasian materi dalam kehidupan sehari-hari. Resume materi bisa dibaca disini

Apa nice homework  pekan 1 ini?

Membuat checklist Indikator Profesionalisme Perempuan sebagai individu, istri dan ibu. Indikator ini adalah untuk diri kita sendiri, sehingga bu Septi menekankan bahwa indikator tersebut harus :
1.  Spesifik (unik/detil)
2. Terukur
3. Bisa diraih
4. Berhubungan dengan kondisi permasalah sehari-hari
5. Memiliki batas waktu

Pengerjaan nice homework ini saya mulai dengan menanyakan indikator kepada dua juri saya, yaitu suami dan anak-anak, berikut jawabannya :

Indikator Profesionalisme versi Abiya

Indikator Profesionalisme Perempuan versi suami :
ISTRI :
  • Taat suami selama tidak maksiat
  • Menjaga dan mengelola harta suami
  • Menjaga kehormatan keluarga dan pribadi

IBU :
  • Membimbing, menjaga dan mendidik anak dengan sabar dan ikhlas
  • Memberikan teladan kepada anak

INDIVIDU :
  • Segala aktivitas bernafaskan ibadah
  • Semangat belajar dan beramal


Indikator Profesionalisme Perempuan versi anak :
Mentari Pagi belum genap berusia 25 bulan. Jika saya menanyakan secara frontal kepadanya, “Nduk, indikator profesionalisme Ummi apa ya?” Kira-kira, jawaban seperti apakah yang akan saya dapatkan? Bisa jadi senyum manis, pertanyaan balik “Apa, Mi?” atau wajah bingung. Namun, jawaban versi dia saya coba kumpulkan dari ekspresi-ekspresi yang saya tangkap dalam kesehariannya bersama saya. Terbayang saat saya sedang membersamainya bermain, sesekali mata saya terpaku pada obrolan di layar gadget, “keren nih ilmunya!” gumam saya dalam hati. Seketika itu juga, ada tangan kecil yang menarik kedua tangan saya untuk dia libatkan dalam permainannya. Entah untuk dia usapkan tepung, sebagai tempat olesan body lotion atau menggambar bentuk yang dia inginkan. Intinya, meminta perhatian. Atau juga saat sesi membaca buku, saya minta dia untuk membaca mandiri (melihat gambar-gambar di buku dan menebak nama-namanya) karena saya ingin sekali menuntaskan buku bacaan yang sedang saya baca, maka saat itu juga dia akan meminta dibacakan buku cerita dalam jumlah banyak dan berulang-ulang. Lalu, saat dia rewel tidak jelas, saya peluk dan dudukkan dia lalu berkata padanya, “Ummi ngga tau mbak nangis karena apa. Ummi tunggu sampai nangisnya selesai, terus bilang ke Ummi mbak nangis kenapa.” Dia masih saja menangis, sampai beberapa menit setelahnya, agak mereda dan berbisik lirih, “mau jalan-jalan.” Atau keinginan lainnya yang berhasil dia utarakan pasca tangisan. Hati meleleh dan saya tersenyum. Yeay! Kau berhasil, Nak!
Dari beberapa pengamatan diatas, saya coba definisikan indikator profesionalisme diri saya dari pandangan si Mentari Pagi : 
  • Menghadirkan diri sepenuhnya saat beraktivitas bersama anak. Fokus, tidak dibarengi dengan aktivitas lain maupun memegang gadget
  • Menjadi teman bermain yang mengasyikkan untuk anak
  •  Memahami dan membantu mengelola perasaannya.

Hasil wawancara inilah yang menjadi pijakan saya untuk membuat checklist indikator perempuan profesional. Checklist ini akan dibuat secara bertahap seperti anak tangga. Supaya dapat menjadi pijakan yang kokoh, aspek-aspek yang akan dicapai berjumlah sedikit namun semoga dapat konsisten dalam melaksanakannya. Jika sudah konsisten, barulah aspek-aspek lanjutannya akan ditambahkan. 

Checklist Indikator Perempuan Profesional - diisi diri sendiri
Checklist Indikator Perempuan Profesional - diisi suami dan anak
Semoga Allah mampukan, Aamiin... :)



#ODOPfor99days
#day64

12 comments:

  1. ceklistnya dbikin sendiri mes?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya teh Shona, masih sederhana banget..

      Delete
  2. ceklistnya dbikin sendiri mes?

    ReplyDelete
  3. Nice mba..nisa ga ikut programnya tapi jadi cukup punya gambaran dr tulisan ini. Ditunggu tulisan selanjutnya ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nisaaa....kangeeeen... Nisa n Naira apa kabaaaar?

      Sip, insyaAllah Nis :D

      Delete
  4. Keren mb mesa, berasa kayak membangun perusahaan rumah tangga.. pake kpi juga ya mbak.. yg ngaudit nanti ms vidya.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih. Pelan-pelan belajar profesional mengelola amanah. Doanya ya :)

      Delete
  5. Teh, saya baru gabung IIP Bandung nih.. Makasih sharingnya ya saya jadi bisa ikutan belajar lewat blog teteh :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sami-sami teh..seneng bisa bermanfaat n membantu teh :)

      Delete
  6. terus berkembang gan dan tetap maju kedepannya
    poin4d

    ReplyDelete
  7. Nice Bos we are from Bandar Togel Online Teraman dan Terpercaya Dewa Cinta

    komunitas togel indonesia
    togel terpercaya
    togel online terpercaya
    forum komunitas togel
    agen togel
    forum togel
    bandar togel
    togel teraman
    bandar togel terpercaya
    togel hongkong
    togel singapore
    bandar togel teraman
    forum togel online
    forum togel hongkong
    forum togel singapore
    syair togel
    buku mimpi
    togel wap
    togel sgp
    togel hk
    togel online

    komunitas togel indonesia
    togel terpercaya
    togel online terpercaya
    forum komunitas togel
    agen togel
    forum togel
    bandar togel
    togel teraman
    bandar togel terpercaya
    togel hongkong
    togel singapore
    bandar togel teraman
    forum togel online
    forum togel hongkong
    forum togel singapore
    syair togel
    buku mimpi
    togel wap
    togel sgp
    togel hk
    togel online

    ReplyDelete

  8. Kami adalah agen judi online yang terpercaya di indonesia.Kami menyediakan beberapa macam permainan
    untuk yang hobi bermain Judi online
    dan pasang angka di Bandar togel
    Untuk yang gemar Taruhan bola
    kami juga menyediakan website nya.

    ReplyDelete