Skip to main content

AndroMoney, Aplikasi Pencatat dan Pembuat Laporan Arus Keuangan


Mengelola keuangan merupakan salah satu tugas seorang ibu dalam menjalankan peran sebagai manajer rumah tangga. Bukan hanya sekedar menerima dan mengeluarkan uang seperti halnya kasir toko. Namun mengelolanya dengan cermat sehingga uang tersebut bisa menjadi rezeki yang berkah untuk keluarga. Pemasukan yang diterima perlu dibagi ke dalam pos-pos pengeluaran yang sudah direncanakan, pencatatan pemasukan dan pengeluaran perlu dilakukan dengan rutin untuk menghasilkan laporan yang transparan dan jelas, pola arus keuangan bulan sebelumnya bisa menjadi acuan strategi untuk bulan tersebut. 

Dari hal diatas, sudah terlihat banyak hal yang harus dilakukan oleh seorang manajer keuangan keluarga. Mulai dari printhilan teknis sampai dengan strategi pengelolaan. Ibu dengan segudang amanah lainnya tentu perlu dimudahkan sehingga cukup memikirkan hal-hal yang mayor saja. Sebuah aplikasi di gawai tentu bisa membantu meringankan tugas ibu terutama dalam hal pencatatan keuangan. Ada banyak aplikasi pencatatan keuangan yang bisa digunakan para ibu, sehingga arus keuangan bisa tercatat dan terpantau dengan jelas. Setelah beberapa kali ganti aplikasi, dua tahun belakangan saya memakai aplikasi AndroMoney untuk pencatatan arus keuangan  keluarga. 

Keunggulan AndroMoney yang saya sukai antara lain :
  • Dapat membuat kategori pemasukan dan pengeluaran dengan rinci
  • Dapat menampilkan catatan mulai dari per hari, per minggu, per bulan hingga per tahun
  • Memiliki fitur laporan, sehingga pengguna tinggal membaca pola arus keuangan yang sudah berjalan dalam bentuk diagram tanpa perlu memindahnya ke Excel


Untuk pengguna Android, aplikasi ini bisa diunduh di playstore, dengan tautan : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kpmoney.android

#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Comments

Popular posts from this blog

Praktik Cooking Class : Bubur Sumsum Lembut

Apa yang pertama kali terbayang saat melihat bubur sumsum? Jika pertanyaan itu menghampiri saya, saya akan menjawab “kondisi sakit”. Saat sakit, biasanya nafsu makan kita berkurang, susah menelan dan lidah terasa pahit. Tak heran jika makanan ini seringkali menjadi asupan bagi orang sakit. Teksturnya yang lembut dan cita rasa optimal selagi hangat tentu memudahkan pemenuhan kebutuhan energi saat kondisi tubuh kurang prima. Saat sehatpun, mengonsumsi bubur ini terasa nikmat, apalagi jika di luar sedang diguyur hujan dan cuaca dingin menyelimuti. Dikutip dari Wikipedia , bubur sumsum adalah sejenis makanan berupa bubur berwarna putih yang dilengkapi dengan kuah air gula merah. Mengapa dinamakan bubur sumsum? Katanya, dinamakan demikian karena penampakannya yang putih menyerupai warna bagian luar sumsum tulang. Bahan utama bubur ini adalah tepung beras.  Tentu tepung beras dengan kualitas baik. Bagaimana kriterianya? Tentu mengikuti SNI, berikut informasi detilnya : N

Materi 1 Program Matrikulasi Ibu Profesional : Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga

Tahapan Belajar di Institut Ibu Profesional Setelah hampir tiga tahun belajar di Institut Ibu Profesional dan belum saja lulus. alhamdulillah Allah beri kesempatan untuk semakin memperdalam ilmu untuk menjadi seorang ibu profesional dengan mengikuti program matrikulasi. Program matrikulasi Ibu Profesional batch #1 ini masih khusus diperuntukkan bagi para koordinator, fasilitator dan pengurus rumah belajar yang tersebar di setiap wilayah. Jika batch #1 selesai dijalankan, akan diadakan batch-batch selanjutnya untuk para member Institut Ibu Profesional. Tujuan diadakan program matrikulasi Ibu Profesional adalah agar setiap member memiliki kompetensi ilmu-ilmu dasar menjadi seorang "Ibu Profesional" yang menjadi kebanggan keluarga dan komunitas.  Program matrikulasi ini mulai berlangsung tadi malam, 9 Mei 2016 pukul 20.00-21.00 via WhatsApp dengan materi pembuka [Overview Ibu Profesional] Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga. Sebelum materi disampaikan, bu Septi

Meneladani Visi dan Misi Keluarga Nabi Ibrahim bersama Ustadz Adriano Rusfi

Bagi keluarga kami, salah satu yang membuat betah tinggal di Bandung adalah fasilitas belajar ilmu parenting yang variatif dan ekonomis. Disinilah kami dipertemukan dengan komunitas belajar ilmu pendidikan anak, ragam acara peningkatan kualitas diri dan aneka playdate anak yang menyenangkan dan ramah kantong. Bahkan banyak kegiatan yang bisa diikuti tanpa dipungut biaya, cukup berbekal semangat belajar dan kemauan memperbaiki diri. Nah, di weekend  menjelang Idul Adha kemarin, kami berkesempatan menimba ilmu pendidikan berbasis keluarga dari Ustadz Adriano Rusfi di acara Kopdar Bulanan HebAT ( Home Education based on Akhlaq and Talents) Bandung. HebAT merupakan sebuah komunitas belajar berbasis grup WhatsApp yang mendampingi para orangtua menjalankan FbE (Fitrah based Education) dan CbE (Community based Education) dalam pendidikan anak-anaknya. Tak hanya kopdar bulanan, komunitas ini juga rutin mengadakan beragam aktivitas menarik untuk memfasilitasi kebutuhan belajar anak dan