Skip to main content

PhotoGrid, Aplikasi Gawai yang Membantu Gambar Bercerita

Semakin melesatnya kecanggihan gawai, semakin apiknya hasil jepretan gawai, semakin tingginya keinginan orang-orang untuk eksis, dibidik penyedia layanan aplikasi dengan menghadirkan aneka aplikasi editor foto. Bagi saya, aplikasi editor foto mayoritas digunakan untuk membuat portofolio anak-anak. Aktivitas yang dikerjakan anak-anak saya abadikan tahap demi tahap untuk kemudian dibuat kolasenya, diberi judul dan tanggal. Jika memungkinkan, saya lengkapi foto tersebut dengan narasi.

Untuk apa saya membuatnya?

Meski memang membutuhkan ketelatenan, portofolio ini kelak yang akan bercerita detil kala ketajaman ingatan saya mulai memudar. Ya, tak selamanya kita dapat mengingat kejadian demi kejadian yang kita alami terlebih secara detil. Saat melihat kolase foto demi kolase foto, kita dapat melihat perkembangan anak dari waktu ke waktu. Saat membaca cerita demi cerita kita dapat menangkap sebuah pola yang ditunjukkan anak secara berkesinambungan.

Maka, untuk keperluan diatas, saya memerlukan aplikasi editor foto dengan kriteria sebagai berikut :

  • Bisa membuat kolase yang memuat banyak foto
  • Setiap foto dalam kolase bisa dipotong, difilter dan diedit dengan mudah
  • Membubuhkan tulisan dengan berbagai model dan ukuran
Kemudahan-kemudahan ini banyak saya dapatkan saat menggunakan aplikasi PhotoGrid. Tentu kebutuhan setiap orang berbeda-beda ya. Bermula dari kebutuhan diri, kita dapat menentukan aplikasi mana yang paling sesuai dengan kita. 

Tertarik dengan PhotoGrid? Silahkan unduh disini https://play.google.com/store/apps/details?id=com.roidapp.photogrid


 #Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia


Comments

Popular posts from this blog

Menulis Cerita Anak : Pengenalan Anggota Tubuh

CERITA TENTANG PENGENALAN ANGGOTA TUBUH Udara hangat, suara burung berkicau dan air bergemericik, menemani sang mentari menyingsing dari arah timur. “Assalamu’alaykum warahmatullah wabarakatuh…. Selamat pagi anak-anak… Bagaimana kabar hari ini?” ibu guru membuka ruang kelas batita dengan sapaan penuh semangat. Anak-anakpun menjawab dengan antusias, bahkan mereka berlomba-lomba mengeraskan suara, “Wa’alaykumsalam warahmatullah wabarakatuh… Selamat pagi ibu guru… Alhamdulillah….Luar biasa…Allahu Akbar!” Jawaban sapaan berlogat cedal khas anak-anak membahana di seluruh isi ruangan. Ibu guru tersenyum lebar. (Coba, siapa yang bisa peragakan, bagaimana senyum lebar itu?). Jawaban nyaring anak-anak tadi tak ubahnya pasokan energi yang membuat semangatnya menggebu sehari penuh. Pagi ini sang ibu guru akan mengenalkan pada anak-anak mengenai anggota tubuh. Sengaja beliau datang dengan tangan hampa. Tanpa buku, tanpa alat peraga. Rupanya beliau ingin tahu seberapa jauh anak-...

Nomor Sim Card Indonesia Nonaktif Saat Berdomisili di Luar Negeri? Lakukan Langkah Berikut untuk Reaktivasi!

Saat tahun lal u kami berkesempatan mudik ke Indonesia, saya membeli nomor sim card Indonesia dengan provider Telkomsel dan berniat menjaganya agar tetap aktif. Sekalipun tinggal di luar negeri, kami menggunakan beberapa aplikasi dalam negeri yang membutuhkan nomor sim card Indonesia yang aktif untuk verifikasi. Masa aktif kartu yang saya beli memang relatif pendek, sehingga saya merasa perlu mengeceknya secara berkala agar tidak sampai hangus. Tapi setelah beberapa bulan berjalan, saya larut dengan agenda-agenda keseharian, dan lupa mengeceknya via aplikasi MyTelkomsel. Pagi ini saya baru ingat, kemudian membuka aplikasi MyTelkomsel. Gagal, karena ternyata ter-logout otomatis. Entah sejak kapan, karena memang aplikasi tersebut jarang saya buka selama di Abu Dhabi. Saat saya mencoba login, qodarullah aplikasi meminta untuk melakukan verifikasi via SMS. Dan di sinilah tantangan muncul, SMSnya tidak sampai. Maka verifikasi pun gagal dilakukan. Saya mulai mencari informasi, apakah ada car...

Persiapan Memasuki Perkuliahan Semester Dua di IOU

Bulan ini perkuliahan semester dua dimulai. Sejak awal bulan, saya mulai melakukan registrasi untuk kemudian bisa mengakses materi perkuliahan. Namun baru ditindaklanjuti dua pekan belakangan, saya menelusuri isi setiap mata kuliah di situs IOU. Tepatnya setelah acara 2 nd  Anniversary Puan Adaptif yang bertajuk Tangguh dan Tumbuh : Mengasah Growth Mindset dan Resiliensi sebagai Bentuk Adaptabilitas dalam Menghadapi Ketidakpastian selesai dihelat. Dijalankan bertahap dan satu persatu, alhamdulillah. Jadi semester ini insyaAllah ada tiga mata kuliah, yang mana per mata kuliah terdiri dari 40 modul. Maka total ada 120 modul yang harus dibaca dan dikerjakan kuisnya. Dilengkapi dengan tiga tugas research paper per mata kuliah, sehingga totalnya ada sembilan research paper yang harus dikerjakan. Kemudian, setiap mata kuliah juga dilengkapi dengan referensi yang jumlahnya terbilang banyak . Benar adanya kalau semester satu kemarin terbilang pemanasan. Baru mengunduh materi referensi untu...