Skip to main content

Resume Kulwapp : Bedah Buku "Menjadi Orangtua Hebat"

Cover Buku Menjadi Orangtua Hebat (Gambar dari mba Nesri)
Resume Kulwapp IIP Bandung Utara
Menjadi Orangtua Hebat
Jumat, 17 Juni 2016

Pemateri : Nesri Baidani
Host : Mesa Dewi

Notulen : Syifa L. Zahra

Materi Pendahuluan


Setelah menikah, pertanyaan selanjutnya adalah, "Udah isi?"
Seolah punya anak adalah kewajiban tak tertulis setiap pasangan suami isteri.
Akibatnya banyak orangtua yang menjadi orangtua tanpa pernah mempersiapkan diri sebelumnya.
Buku ini terdiri dari 3 bagian: persiapan sebelum kehamilan, tips mengatasi masalah fisik pada anak, dan tips parenting.
Buku ini memang jauh dari sempurna. Saya berharap, buku yang hanya sekelumit ini dapat menjadi awalan bagi siapa pun yang sedang ingin belajar menjadi orangtua hebat.


Diskusi (Tanya Jawab)

Lendy_Bandung

Mba Nesri,

Awalnya menulis buku ini dilatar belakangi dari apakah..?
Senang menulis blog kah..?
Atau memang ada bidang keilmuan yang dimiliki..?
Haturnuhun, mba.

Jawab :Awalnya suami membelikan laptop sebagai hadiah ulangtahun. Pesannya, "Nih, laptop. Kamu nulis gih." Itu tahun 2008. Lalu saya mulai nulis. Yang saya tulis ketika itu hasil curhatan ibu-ibu di sekitar. Tulisan yang paling awal ini ada di bagian kedua buku saya. Lalu sempet vakum karena saya sibuk ngajar. Ketika tahun 2013, saya mengusulkan resign pada suami. Jawabannya, "Resign aja. Mending kamu nulis aja." Dan jadilah tulisan saya di bagian ketiga buku ini. Boleh dibilang, buku ini adalah hasil kepercayaan suami pada saya. Saya belum pernah ikut kelas menulis apa pun sebelum menulis buku ini.

2. Mesa_Bandung

Mba Nesri, terimakasih atas kesempatan belajar bersamanya. Pas dapet info kalo mba Nesri menelurkan buku parenting, entah mengapa saya merasa ini merupakan salah satu bukti inside out. "Bersungguh-sungguhlah engkau di dalam, maka engkau akan keluar dengan kesungguhan itu" terasa sekali disini. Apakah memang demikian? Apakah kesungguhan mba dalam membersamai belajar anak (kalau tidak salah, anak2 homeschooling ya mba?) menjadi amunisi penulisan buku ini? Apa saja dan bagaimana tahapan yang mba Nesri lalui hingga buku ini bisa lahir? Terimakasih mba
Jawab : hihihi...mbak Mesa..jadi malu saiah

Bisa dibilang buku saya ini hasil belajar, kontemplasi, dan pengalaman saya bersama anak-anak...
Hmmm...mungkin bisa dibilang begitulah, ini proses yang di dalam dikeluarkan dalam bentuk tulisan.

3. Uput_Bandung

Mb, selama dalam masa bertumbuh bersama anak, poin-poin apa saja yg ternyata wajib dipersiapkan untuk menjadi orang tua?

Nuhyuuunnn

Jawab : Yang saya beri highlight tebal adalah Acceptance. Penerimaan diri, ikhlas jadi orangtua. Buat saya pribadi, ini membantu banget menghadapi galau dan segala tantangan dari anak. Karena saya menerima diri saya sebagai ortu, maka saya ikhlas kurang tidur demi menyusui. Saya ikhlas ga nonton dorama lagi dan nemenin anak nonton doraemon. Saya ikhlas lari-larian nemenin anak belajar jalan. Gitu deh, intinya ikhlas jadi orangtua. Setelah ikhlas, yang lain jadi terasa mudah.

4. Mesa (2)_Bandung
Mau dong mba diceritain langkah-langkah perjalanannya sampai akhirnya buku ini bisa lahir ke dunia. Bagaimana lika-liku prosesnya hingga bisa sampai ke penerbit?
Jawab : Ceritanya ditulis oleh Allah...

Dimulai dari saat saya memutuskan resign. Sejak itu, saya memutuskan fokus pada anak dan menyelesaikan permintaan suami, menulis (padahal ini saya yang suka). Untuk latihan, saya posting satu status/hari di fb. Karena lagi fokus sama anak, status saya pun hanya tentang anak-anak. Setelah lama, teman saya kebetulan baru buka penerbitan. Dia membaca status-status saya dan minta tulisan untuk diterbitkan. Maka saya berikan draft-draft buku saya. Awalnya ini merupakan 3 draft untuk 3 buku. Akhirnya dijadikan 1. Total waktu yang dibutuhkan hingga terbit sekitar 1 tahun.


5. Isti_Bandung
Mba Nesri..inspiring bgt mba..kalau minimal order utk cetak buku itu brp ya?punya impian bs bikin buku dari kisah2 pserta yg sharing financial plan.
Jawab : saya ngga tahu mbak Isti. Mungkin harus ditanyakan ke penerbitnya.

6. Uput(2)_Bandung
Mb Nes,karakter orangtua hebat menurut mb Nes itu yg seperti apa ?
Jawab : orangtua hebat adalah orangtua yang berhasil menghebatkan anak-anaknya. Saya sendiri masih on the way nih...semoga berhasil.

7. Afiefah_Bandung

mba, awal memutuskan resign utk fokus ke keluarga rasanya berat ngga?
krn kan biasanya punya penghasilan sendiri tiap bulan, trus skrg ngga..

Jawab : ngga mbak...saya cuma kerja part time dan penghasilan saya langsung lebur sama penghasilan suami jadi penghasilan keluarga. Jadi ga berasa.

8. Uput lg mb,jangan bosen ya hehe (3)_Bandung
Td kan mb Nes bilang ttg resign, gimana dg tahapan bunsay-bunsha,apakah urutannya ttp bunsay-buncek-bunpro-bunsha atau ada yg berbeda?
Jawab : saya blom kenal IIP waktu itu, mbak. Setelah resign, baru Allah pertemukan dengan IIP. Setelah itu baru saya berbenah lagi, belajar lagi dari bunsay. Karenanya saya percaya sekali, Allah akan beri apa yang kita mau. Ketika saya mau fokus ke anak, Allah pertemukan saya dengan IIP. Ketika saya mau menulis, Allah pertemukan saya dengan penerbit. Jadi sekarang pertanyaannya hanya mau atau tidak? Seperti kata Bu Septi, Allah akan memampukan mereka yang berjalan.

9. Mesa(3)_Bandung
Pertanyaan terakhir ini ya mba, kayaknya. Sekaligus penutup kulwap kali ini. Minta tips dan pesan dari mba buat ibu-ibu disini supaya bisa imbang tanpa timpang dalam mendidik dan membersamai tumbang anak dan merawat fitrahnya, sekaligus produktif menyalurkan potensinya.
Jawab : hmmm....tipsnya...

Saya melakukannya bersama anak, demi anak. Saya menulis buku untuk menyemangati anak. Saya ikut online course juga untuk memotivasi anak. Kayanya itu bisa jadi tipsnya ya...lakukan bersama anak.

Alhamdulillah, sudah lebih dari pukul 15.30. Berakhir sudah kebersamaan kita dengan mba Nesri dalam sesi kulwap Bedah Buku karya beliau.
Terimakasih mba Nes, atas ilmu, waktu dan suntikan semangatnya. Membara nih insyaAllah . Semoga menjadi amal jariyah ya mba, berkah dunia akhirat.
Terimakasih atas partisipasinya.
Mari berjalan bersama, insyaAllah Allah mampukan kita.

Be professional, rezeki will follow. InsyaAllah.

Daftar Isi (Gambar dari mba Nesri)

Daftar Isi 2 (Gambar dari mba Nesri)




#ODOPfor99days
#day16
#InstitutIbuProfesional




Comments

Popular posts from this blog

Praktik Cooking Class : Bubur Sumsum Lembut

Apa yang pertama kali terbayang saat melihat bubur sumsum? Jika pertanyaan itu menghampiri saya, saya akan menjawab “kondisi sakit”. Saat sakit, biasanya nafsu makan kita berkurang, susah menelan dan lidah terasa pahit. Tak heran jika makanan ini seringkali menjadi asupan bagi orang sakit. Teksturnya yang lembut dan cita rasa optimal selagi hangat tentu memudahkan pemenuhan kebutuhan energi saat kondisi tubuh kurang prima. Saat sehatpun, mengonsumsi bubur ini terasa nikmat, apalagi jika di luar sedang diguyur hujan dan cuaca dingin menyelimuti. Dikutip dari Wikipedia , bubur sumsum adalah sejenis makanan berupa bubur berwarna putih yang dilengkapi dengan kuah air gula merah. Mengapa dinamakan bubur sumsum? Katanya, dinamakan demikian karena penampakannya yang putih menyerupai warna bagian luar sumsum tulang. Bahan utama bubur ini adalah tepung beras.  Tentu tepung beras dengan kualitas baik. Bagaimana kriterianya? Tentu mengikuti SNI, berikut informasi detilnya : N

Materi 1 Program Matrikulasi Ibu Profesional : Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga

Tahapan Belajar di Institut Ibu Profesional Setelah hampir tiga tahun belajar di Institut Ibu Profesional dan belum saja lulus. alhamdulillah Allah beri kesempatan untuk semakin memperdalam ilmu untuk menjadi seorang ibu profesional dengan mengikuti program matrikulasi. Program matrikulasi Ibu Profesional batch #1 ini masih khusus diperuntukkan bagi para koordinator, fasilitator dan pengurus rumah belajar yang tersebar di setiap wilayah. Jika batch #1 selesai dijalankan, akan diadakan batch-batch selanjutnya untuk para member Institut Ibu Profesional. Tujuan diadakan program matrikulasi Ibu Profesional adalah agar setiap member memiliki kompetensi ilmu-ilmu dasar menjadi seorang "Ibu Profesional" yang menjadi kebanggan keluarga dan komunitas.  Program matrikulasi ini mulai berlangsung tadi malam, 9 Mei 2016 pukul 20.00-21.00 via WhatsApp dengan materi pembuka [Overview Ibu Profesional] Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga. Sebelum materi disampaikan, bu Septi

Meneladani Visi dan Misi Keluarga Nabi Ibrahim bersama Ustadz Adriano Rusfi

Bagi keluarga kami, salah satu yang membuat betah tinggal di Bandung adalah fasilitas belajar ilmu parenting yang variatif dan ekonomis. Disinilah kami dipertemukan dengan komunitas belajar ilmu pendidikan anak, ragam acara peningkatan kualitas diri dan aneka playdate anak yang menyenangkan dan ramah kantong. Bahkan banyak kegiatan yang bisa diikuti tanpa dipungut biaya, cukup berbekal semangat belajar dan kemauan memperbaiki diri. Nah, di weekend  menjelang Idul Adha kemarin, kami berkesempatan menimba ilmu pendidikan berbasis keluarga dari Ustadz Adriano Rusfi di acara Kopdar Bulanan HebAT ( Home Education based on Akhlaq and Talents) Bandung. HebAT merupakan sebuah komunitas belajar berbasis grup WhatsApp yang mendampingi para orangtua menjalankan FbE (Fitrah based Education) dan CbE (Community based Education) dalam pendidikan anak-anaknya. Tak hanya kopdar bulanan, komunitas ini juga rutin mengadakan beragam aktivitas menarik untuk memfasilitasi kebutuhan belajar anak dan