Sunday, 31 July 2016

Target Menulis Saya dalam Tantangan ODOP#99days Semester Kedua

Bismillahirrohmanirrohim…
Menulis sebenarnya bukanlah hal yang saya lakukan dengan keterpaksaan. Bagi diri pribadi, menulis merupakan sebuah kebutuhan dan cara me time saya untuk sejenak melepaskan diri dari kepenatan menjalani aktivitas. Terlebih, saat ini saya sedang berkomitmen untuk membuat dokumentasi pembelajaran anak setiap harinya. Jadi, bukankah antara target tersebut dan ODOP#99days bisa saling bersinergi? Seharusnya demikian. Tapi, hal tersebut belum terjadi saat mengikuti tantangan ODOP#99days semester pertama.
ODOP#99days semester pertama saya lalui dengan terengah-engah dalam mencapai garis. Seharusnya saya bisa mengejar ketertinggalan di semester pendek, namun waktu yang panjang justru melenakan saya untuk menunda-nunda untuk menulis, bersantai dan justru mengambil kesempatan kuliah online dan kesibukan lainnya yang saya jadikan pembenaran ketika tulisan tidak jadi-jadi. Alhasil, waktu terus berlalu dan tulisan yang siap disetor belum bertambah. Menjelang batas akhir semester pertama, kalang kabutlah saya dan terus menulis untuk mengejar setoran. Ah, secara kualitas sangatlah buruk. Ini kebiasaan buruk yang masih saja menghinggapi, deadliner.
Saya memang membutuhkan dukungan lingkungan luar dalam mencapai sebuah target.  Dalam Talents Mapping, bakat INPUT, MAXIMIXER, SIGNIFICANT, dan COMPETITION termasuk tujuh bakat teratas yang membuktikan bahwa saya mutlak membutuhkan komunitas untuk proses belajar. Artinya, bertumbuh bersama teman-teman yang memiliki arah tujuan yang sama, akan membantu saya untuk mencapai target. Karena itu, saya perlu selektif dan skeptis dalam menentukan langkah, dalam komunitas manakah saya memutuskan untuk bergerak bersama sehingga hasil belajar dapat sesuai harapan.
Saya memfokuskan diri untuk mengambil peran hidup sebagai Home Educator dan Fasilitator Keluarga. Dan alhamdulillah dalam tantangan ODOP#99days lalu, tulisan saya didominasi dengan hal-hal seputar peran hidup tersebut. Dan di semester kedua ODOP#99days inipun, saya masih mengambil tema besar itu.
Dalam 99 hari ke depan selama mengikuti ODOP#99days semester kedua ini, saya ingin mengasah ilmu dan mendokumentasikan perjalanan terkait keluarga, perkembangan dan aktivitas anak, serta renungan sebagai seorang hamba, istri dan ibu. Sejalan dengan target pembelajaran saya di tahun 2016 ini adalah berada di KM 1 dengan kompetensi tuntas diri. Yaitu selesai dalam hal manajemen diri, pikiran dan waktu serta terjalinnya komunikasi produktif dalam keluarga.

Semoga Allah mampukan, Aamiin…

#ODOPfor99days
#day101
#griyariset
#risetmicha




4 comments:

  1. aduh aku mah suka minder kalau baca tulisan teh mesa atau liat timelinenya..
    keren bangeeet...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Justru mesa yang pengen belajar nulis keren kayak teteh. Mengalir gitu bahasanya plus lengkap dengan sitasi-sitasi rujukan. Doakan aku semester dua ini lancar kayak teteh ya, biar ga perlu ikut SP lagi, hiks. Nuhun teh :)

      Delete
  2. Aamiin.
    Mesa sudah jelas sekali mau kemana yaa...

    *lha saya...?
    Apakabar?

    **nangis sediih di pojokan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mba Lendy lak merendah. Mba mah multitalent. Apa aja juga bisa plus optimal hasilnya. Sukaaa semangat mba Lend <3

      Delete