Monday, 13 April 2020

Tantangan 30 Hari Day 21 : Membacakan Buku Anak berjudul “ Alles ueber Prinzessinnen” dan “Rosa die rasende Reporterin”


Sudah hari keberapa sekarang? Hari ke-21 ya? MasyaAllah, sudah dua puluh hari menjalankan tantangan ini. Bagaimana rasanya, Mesa? otot-otot tangan untuk mengetik laporan dan resume singkat buku sudah melemas? Sudah terbiasa untuk membacakan buku anak satu hari satu buku? Sudah siap menjadikan ini sebagai kebiasaan baik baru? Bismillah, semoga Allah mudahkan.
Hari ini saya membacakan dua buku anak. Pertama, sebagai pengganti jam kebersamaan di pagi hari karena tadi pagi saya ada amanah berbagi untuk mengisi kuliah Telegram dan mereka kooperatif bermain mandiri berdua. Kedua, target akhir proyek tantangan ini adalah membacakan tiga puluh buku anak selama tiga puluh hari. Karena sempat ada buku cukup tebal yang dibaca dalam tempo dua hari, maka ada hutang satu buku, dan hari ini saya ingin membayarnya.

Buku pertama yang saya bacakan berjudul “Alles ueber Prinzessinnen”. Tentu ini buku pilihan si sulung. Di buku ini kami berkenalan dengan kehidupan putri di zaman dahulu. Bagaimana putri dan pangeran kerajaan menjalani hari-hari mereka seperti belajar dan bermain, juga bagaimana seorang putri mengenakan gaun yang sangat ribet. Juga tentang cerita mereka menjalankan tradisi seperti pesta dansa dan mengikuti aneka aturan kerajaan.  Di sesi ini, banyak diskusi menarik yang muncul seperti kerajaan, pemimpin dan pemerintahan. Kami juga membuka kembali memori saat dulu sempat berkunjung ke Museum Albertina. Si sulung juga bertanya mengenai kerajaan yang ada di Indonesia. Kami pun berselancar internet, melihat bagaimana seorang putri kerajaan Indonesia di masa lalu dengan pakaian adatnya.

Buku kedua yang kami baca adalah tentang Rosa, seorang anak perempuan yang mana diajak sang ayah untuk menjalankan profesinya sebagai reporter. Dia dan Emil, boneka gajah hijaunya mengikuti perjalanan sang ayah sejak pagi hari untuk mewawancarai seorang narasumber, berlanjut ikut ke kantor sang ayah untuk mengetik berita hingga kemudian mencetak koran yang siap ditayangkan untuk esok hari.
Di buku pertama saya menemukan banyak kata kerja bentuk Praeteritum sesuai dengan materi yang sedang saya pelajari di kursus, seperti ini :
Wenn Prinzessinnen an einen auslaendischen Hof verheiratet wurden, fand die Hochzeit dort statt.
Juga um -zu seperti berikut ini :
Nach der Trauung fuhr das Brautpaar in der Kutsche durch die Stadt, um sich dem Volk zu zeigen.


Alhamdulillah atas izin Allah proses hari ini berjalan lancar. Badge Excellent tersematkan untuk proses belajar hari ini. Semangat berproses di sepuluh hari terakhir! Proses membentuk kebiasaan baru memang tak mudah, namun ini pun merupakan proses menempa diri untuk konsisten, sebagai salah satu persiapan menyambut datangnya Ramadan. :D



0 comments:

Post a comment